Hadir dengan Inovasi Baru, Ini yang Beda dari “Farmasi Cup 2021”

Editor: Ary B Prass

 

SLEMAN, KRJOGJA.com– Pandemi yang masih berjalan tidak menyurutkan semangat Farmasi Cup UGM 2021 untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan situasi ini. Ketika keadaan masih normal, Farmasi Cup merupakan ajang pertandingan Futsal dan Basket antar Fakultas Kesehatan serta Band and Dance Competition untuk SMP dan SMA sederajat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Selain itu, seluruh rangkaian Farmasi Cup biasanya ditutup dengan Closing Ceremony berupa live concert yang menampilkan bintang tamu papan atas Indonesia. Acara ini pernah menghadirkan Tulus, Maliq & D’essentials, Sheila On 7, dan masih banyak lagi.

“Tahun 2020, banyak kegiatan yang tidak berjalan sesuai rencana, termasuk Farmasi Cup 2020 yang memiliki rencana awal dan rangkaian kegiatan yang sama seperti tahun sebelumnya harus berganti konsep menjadi social project bertemakan Wave Of Eternity berupa penggalangan dan penyaluran dana kepada yang membutuhkan dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak 20 juta rupiah,” terang Darin Zahra, salah satu panitia Farmasi Cup 2021 dalam siaran pers yang dikirim ke Redaksi KRJogja.com.

Tahun ini, lanjut Darin, Farmasi Cup 2021 berinovasi memunculkan hal baru. Mengusung tema The Resilient Century: Unleash Your Inner Warrior, pertandingan Futsal dan Basket yang kurang memungkinkan diadakan di saat pandemi diganti dengan pertandingan esports (electronic sports). Esports sebagai salah satu cabang permainan yang akhir-akhir ini memiliki angka peminat yang cukup tinggi mulai dapat dijadikan ajang kompetisi yang sangat menjanjikan.

“Hal tersebut disebabkan karena pertandingan esports memiliki tingkat kompetitif yang tinggi walaupun dilakukan secara daring di rumah masing-masing. Cabang lomba esports yang diadakan oleh Farmasi Cup 2021 ada 3 jenis yaitu MLBB 5v5, PUBGM, dan juga Magic Chess. Jangkauannya pun semakin luas, yang tadinya hanya diperuntukkan untuk Fakultas Kesehatan se-Yogyakarta dan sekitarnya diubah menjadi Fakultas Kesehatan dan Non Kesehatan se-Indonesia,” terangnya.

Begitu pula dengan Dance & Band Competition. Tahun ini, Dance & Band Competition yang tadinya diadakan secara offline diubah menjadi online yang pastinya tak kalah seru dengan sebelumnya. Jangkauannya pun menjadi lebih luas juga, dari yang hanya diperuntukkan untuk SMP dan SMA sederajat di Yogyakarta dan sekitarnya menjadi kategori umum dari umur 15-23 tahun yang terdiri dari 2 kategori yaitu kategori solo dan tim.

Tak hanya itu, Farmasi Cup 2021 juga mengadakan Virtual Run. Virtual Run merupakan suatu alternatif dari perlombaan lari yang juga berbasis teknologi dalam pelaksanaannya. Teknologi yang digunakan berupa aplikasi Strava yang berfungsi untuk merekam pergerakan dari penggunanya sehingga dapat diketahui jarak dan kecepatan lari dari penggunanya.

Virtual run dianggap menjadi olahraga yang efektif dilakukan terutama dalam kondisi pandemi karena masyarakat dapat melakukannya di mana pun dan kapan pun tanpa harus khawatir dengan adanya kerumunan jika dibandingkan dengan perlombaan lari biasanya. Selain menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga, mengusung slogan “Your Footstep is Charity”, dengan mengikuti Virtual Run Farmasi Cup sebagian dari uang pendaftaran akan didonasikan kepada pihak yang membutuhkan.

 

BERITA REKOMENDASI