Hama Tikus ‘Menggila’ di Sleman, Dewan Minta Dinas Cari Solusi

SLEMAN, KRJOGJA.com – DPRD Kabupaten Sleman meminta Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) mencarikan solusi dalam pemberantasan hama tikus. Mengingat hama tikus cukup dikeluhkan para petani karena dapat mengurangi hasil produksi. 

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Timbul Saptowo ST menjelaskan, dalam monitoring di lapangan, pihaknya mendapat keluhan dari petani jika sawahnya diserang hama tikus. Hal itu terjadi tidak hanya sekarang saja, namun sudah lama dialami para petani.

"Jika padinya diserang hama, hasil produksi petani berkurang. Tentunya petani merugi karena tidak bisa menutup biaya produksi selama proses tanam," kata Timbul, Kamis (30/1/2020) malam.

Para petani sebenarnya sudah banyak usaha untuk membasmi hama tikus di lahan pertanian. Di antaranya memasang perangkap tikus maupun pasang galvalum di pematang sawah supaya tikus tidak masuk ke tanaman padi. 

"Petani itu tidak kurang-kurang untuk membasmi tikus supaya hasil produksinya meningkat. Memang ada pengurangan, tapi ternyata itu juga belum berhasil sepenuhnya. Artinya hama tikus itu masih mengancam para petani," tegasnya.

Untuk itu, Dewan khususnya Komisi C meminta kepada DP3 Kabupaten Sleman untuk mencarikan solusi yang tepat dalam mengatasi hama tikus. Sehingga nantinya para petani bisa bercocok tanam dengan tenang tanpa ada gangguan hama tikus. "Ini tugas pemerintah untuk mencarikan solusi. Kalau memang butuh anggaran, ayo kita bahas bersama karena ini menyangkut nasib rakyat dan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman," kata Timbul.(Sni)

BERITA REKOMENDASI