Harga Sayuran Naik, Cabai Turun Drastis

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Musim kemarau panjang yang terjadi hingga akhir Oktober ini menyebabkan harga beberapa komoditas sayuran mengalami kenaikan. Meski demikian untuk semua komoditas cabai, harga justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pedagang sayuran Pasar Gowok, Sumiyati kepada KR, Kamis (30/10) menuturkan harga sayuran utamanya buncis mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat. Sebelumnya harga buncis Rp 6.000 hingga Rp 7.000/kg kini melonjak hingga Rp 14.000/kg. Sementara untuk sayuran lain seperto tomat sebelumnya Rp 4.500/kg naik menjadi Rp 5.000/kg, kol sebelumnya Rp 6.000/kg saat ini naik jadi Rp 6.500/kg. 
Sementara, harga semua komoditas jenis cabai mengalami penurunan yang juga signifikan. Cabai Rawit Merah sekarang Rp 35.000/kg dari sebelumnya Rp 40.000/kg, Cabai Merah Keriting saat ini Rp 25.000/kg sebelumnya Rp 30.000/kg. Cabai merah besar (teropong) Rp 37.000/kg dari kemarin Rp 39.000/kg sementara yang menurun signifikan yakni Cabai Hijau turun drastis menjadi Rp 15.000/kg sebelumnya Rp 25.000/kg

"Kalau harga bawang merah Rp 21.000/kg dan bawang putih Rp 30.000/kg ini stabil sejak kemarin," imbuhnya.

Sementara pedagang daging, Saniyem menuturkan ayam broiler sebelumnya Rp 33.000/kg sekarang menjadi Rp 34.000/kg. Telur ayam stabil di Rp 21.000/kg dan daging sapi stabil di Rp 120.000/kg. Komoditas lain mengalami kestabilan harga seperti Minyak goreng curah Rp 11.000/kg , Minyak goreng kemasan Rp 13.000/kg dan Gula Madukismo Rp 13.000/kg sebelumnya Rp 12.500/kg.

Baik Saniyem dan Sumiyati senada bahwa kenaikan dan penurunan harga komoditas yang terjadi saat ini tidak berdampak signifikan pada jumlah pembeli.

"Pembeli tidak lantas memborong cabai karena murah. Mereka membeli secukupnya. Begitu pula dengan sayuran meski naik tetap dibeli. Kecuali untuk jenis buncis. Selain tidak ada yang beli, kami juga tidak sediakan stok, takut harganya," jelas Sumiyati. (Aje)

BERITA REKOMENDASI