Hilangkan Cemas, Sedih dan Marah, Siswa SMPN 1 Turi Ikuti Trauma Healing

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Siswa kelas 7 dan 8 SMPN 1 Turi mulai menjalani trauma healing, Senin (24/2/2020). Enam orang masih mendapatkan perlakuan khusus lantaran membutuhkan penanganan intensif secara psikologis.

Siti Urbayatun, Ketua Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wil DIY mengungkap pihaknya akan terus melakukan pendampingan selama satu minggu kedepan untuk memastikan kestabilan sisi emosional para siswa. Menurut dia, saat ini masih ada korban yang mengalami ketidakstabilan emosi diantaranya merasa marah, sedih dan cemas.

“Dilihat dari psikis ada rasa cemas, sedih dan marah. Ada gejala sifatnya fisik, sifatnya mual. Makanya kita kerjasama dengan tim medis. Gejala perilaku seperti teriak dan histeris. Kami akan terus lakukan pendampingan standby selama 1 minggu kedepan, baik dari relawan dan psikolog, terus akan memonitor kondisi psikologis siswa dan keluarga,” ungkapnya pada wartawan.

Sementara itu Pembina Pramuka SMPN 1 Turi, IYA (36) warga Caturharjo Sleman, Sabtu (22/2) sekitar pukul 23.23 dimasukkan dalam sel tahanan Satreskrim Polres Sleman. Penahanan dilakukan setelah IYA selesai menjalani proses pemeriksaan sebagai tersangka.

Penyidik saat ini tengah mengumpulkan bukti dan saksi untuk menentukan apakah akan ada tersangka lain dalam tragedi susur Sungai Sempor yang berujung meninggalnya 10 siswi SMPN 1 Turi tersebut. Wakapolda DIY Brigjen Pol Karyoto menjelaskan, penyidik masih mengembangkan kasus yang menjerat salah satu pembina Pramuka sekaligus guru olahraga SMPN 1 Turi berstatus pegawai negeri sipil (PNS) tersebut.

“Semalam tersangka sudah ditahan. Baru ada satu tersangka, namun penyidikan masih kita kembangkan terus karena untuk menetapkan tersangka harus ada alat bukti,” jelas Wakapolda saat jumpa pers di RS Bhayangkara. (Fxh)

Baca juga:

Kisah Darwanto “Kodir”, Selamatkan Puluhan Siswa SMPN 1 Turi di Sungai Sempor
Cerita Dramatis Korban Selamat ‘Susur Sungai Maut’
Pembina Pramuka Tak Hiraukan Peringatan Warga

BERITA REKOMENDASI