Huda dan Sofyan Berpeluang, PKS Hanya Incar Kursi Wakil Bupati

SLEMAN, KRJOGJA.com – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sleman telah mengerucut dua nama bakal calon wakil bupati dalam seleksi internal. Selain itu sudah ada dua balon bupati yang telah melamar ke DPD PKS untuk mengajak bergabung dalam Pilkada 2020.

Ketua DPD PKS Sleman Hasto Karyantoro menjelaskan, dalam menghadapi Pilkada serentak pada 23 September 2020, PKS tidak membuka pendaftaran eksternal. Namun hanya melakukan seleksi internal partai. Dari sejumlah kader yang ada, telah mengerucut dua nama yaitu Sofyan Setyo Darmawan dan Huda Tri Yudiana.

“Dua nama itu telah mengecut sebagai balon wabup dari PKS. Nanti salah satu balon akan kami sandingkan dengan balon bupati dari luar PKS,” jelas Hasto, Selasa (11/2/2020) malam.

Menurut Hasto, sekarang ini sudah ada dua balon bupati yang telah melamar ke DPD PKS untuk diajak berpasangan, yakni Sri Muslimatun dan Najib Gisymar. Namun sejauh ini, PKS belum menentukan sikap dan masih melakukan komunikasi.

“Sebenarnya ada tiga, tapi yang satu baru mau proses melamar. Tapi kami belum sempat bertemu. Sekarang ini kami masih tahap penjajakan dulu,” ucapnya.

Ditegaskan Hasto, dalam Pilkada nanti DPD PKS hanya akan mengincar kursi wakil bupati. Hal itu disesuaikan dengan realita perolehan suara di Pileg kemarin hanya 6 kursi. “Kami mengukur kondisi internal dulu. Kebetulan kami baru siap untuk menjadi wakil dulu,” tegasnya.

Disinggung koalisi, PKS saat ini telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik diantaranya PAN, PKB, PPP, Golkar dan NasDem. Selain itu juga komunikasi dengan partai non parlemen.

“Kami hanya memiliki 6 kursi di dewan. Kalau mau ikut Pilkada ya harus berkoalisi dengan partai lain. Saat ini komunikasi dengan partai lain masih berjalan,” pungkasnya.(Sni)

BERITA REKOMENDASI