Hujan Lebat Berpotensi Landa di DIY 24 – 26 Februari

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya pusat tekanan rendah atau yang dikenal sebagai potensi bibit Siklon di sekitar selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 2 hari terakhir. Fenomena ini berpotensi dapat berkembang menjadi Siklon Tropis.

Keberadaan pusat tekanan rendah atau potensi bibit Siklon tersebut cukup signifikan berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Jawa khususnya DIY. Secara tidak langsung dapat berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat maupun petir dan angin kencang.

Cuca ekstrem ini iuga dapat menimbulkan potensi angin kencang di wilayah perairan dan potensi gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa. Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal, memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Stasiun Klimatologi Sleman memprakirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah DIY pada tanggal 24 – 26 Februari 2021. Beberapa wilayah yang berpeluang besar mengalami fenomena tersebut Sleman (Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Kalasan, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Berbah, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Minggir, Moyudan, Prambanan).

Kulon Progo (Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Pengasih, Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Kokap. Kota Yogyakarta (Umbulharjo, Kotagede, Mergangsan, Pakualaman, Gondokusuman, Danurejan, Gondomanan, Kraton, Gedongtengen, Ngampilan, Wirobrajan, Tegalrejo, Jetis, Mantrijeron).

Bantul (Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul, Pleret, Banguntapan, Piyungan, Imogiri, Dlingo, Pundong, Pandak, Bambanglipuro). Gunungkidul (Gedangsari, Ngawen, Nglipar, Semin, Patuk, Playen, Paliyan, Panggang, Purwosari, Semanu, Tepus, Semanu, Rongkop, Karangmojo, Wonosari, Tanjungsari, Saptosari, Ponjong, Girisubo).

BMKG Stasiun Klimatologi Sleman mengimbau kepada masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, dimana hujan lebat disertai kilat serta petir dan angin kencang yang berdampak terjadinya longsor, banjir, banjir bandang di wilayah DIY serta peningkatan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa. (*-2)

BERITA REKOMENDASI