IDII Yogya Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Merapi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Yogyakarta dan 15 organisasi profesi tenaga kesehatan se-DIY menyalurkan bantuan ke para pengungsian di Barak Glagaharjo Cangkringan, Selasa (08/12/2020). Melalui kegiatan ini diharapkan bisa meringankan kesedihan warga Kalitengah Lor yang sudah sebulan lebih berada di barak pengungsian.

Ketua IIDI Yogyakarta drg Henny Primasari mengatakan, bantuan yang disalurkan kali ini sesuai dengan daftar kebutuhan di barak pengungsian. Sehingga apa yang disalurkan belasan organisasi profesi tenaga kesehatan se-DIY ini benar-benar bermanfaat bagi para pengungsi. Menurut drg Henny Primasari, bantuan yang disalurkan berupa kasur, bantal, beras, telur, ember, hanger untuk pakaian bayi dan beberapa kebutuhan lainnya.

“Kegiatan sosial ini bentuk kepedulian kami kepada para pengungsi. Meski Merapi belum erupsi, para warga sudah cukup lama berada di tempat pengungsian,” ujar drg Henny saat ditemui di Barak Glagaharjo Cangkringan, Selasa (08/12/2020).

drg Henny menerangkan, IIDI Yogyakarta rutin mengadakan kegiatan khususnya di bidang sosial medis. IDII Yogyakarta juga bertekad bisa membantu warga yang betul-betul membutuhkan. “Sebetulnya kami juga ingin memberikan edukasi dengan tema perilaku hidup sehat atau melakukan pemeriksaan atau pengobatan terhadap para pengungsi. Tapi dalam kondisi pandemi seperti ini kami tentu tidak bisa berhadapan langsung dengan para pengungsi,” ungkap drg Henny.

Panewu Cangkringan Suparmono menambahkan, sejak status Gunung Merapi dinaikkan, bantuan dari pihak luar terus berdatangan. Suparmono berharap, berbagai pihak yang akan memberikan bantuan harus berkoordinasi dengan pemerintah desa. Bantuan apa yang dibutuhkan.

“Jangan datang memberikan bantuan tapi bantuan yang diberikan justru menumpuk. Jika ada koordinasi bantuan yang diberikan langsung bermanfaat. Misalnya sayur, buah-buagan yang bisa dimakan setiap hari,” pungkas Suparmono. (Aha)

BERITA REKOMENDASI