Imbas Pandemi, Angka Kriminalitas DIY Melonjak

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 berdampak pada situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda DIY. Kurun waktu satu tahun terakhir, angka kriminalitas di DIY mengalami peningkatan signifikan, hingga 1.241 kasus atau 35,94 persen dibandingkan tahun 2019.

Sepanjang tahun 2020, terjadi 4.695 kasus kriminalitas, turun dari tahun sebelumnya 3.453 kasus. Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar menyebut, banyak faktor penyebab naiknya kriminalitas. “Dalam teori kriminalitas, berkembangnya satu entitas atau peradapan pasti dibarengi perilaku menyimpang, salah satunya pelaku kriminal. Peningkatan kriminalitas bisa berkaitan juga dengan perkembangan situasi terkini. Dulu awal-awal pandemi atau tiga sampai empat bulan, angka kejahatan menurun. Tapi sejak Juli, setelah ada era new normal, kejahatan mulai meningkat,” jelas Kapolda saat jumpa pers akhir tahun di Mapolda DIY, Selasa (29/12).

Kapolda mengatakan, meningkatnya kriminalitas juga dibarengi dengan naiknya perkara yang berhasil diungkap oleh Polda DIY dan jajarannya. Adapun lima kasus yang paling banyak terjadi, yakni narkoba sebanyak 600 kasus, naik dari tahun sebelumnya sebanyak 514 kasus. Peringkat kedua kasus curat 307, curanmor 149, KDRT sebanyak 75 kasus meningkat dr tahun sebelumnya 57 kasus dan juga mengalami peningkatan dari 41 kasus menjadi 61 kasus pada tahun ini. Terkait kasus KDRT, Kapolda mengungkap korbannya mayoritas adalah perempuan dipicu keharmonisan keluarga. Menurut Kapolda, kasus curat, curanmor dan curas masih akan mendominasi pada tahun 2021.

BERITA REKOMENDASI