Indonesia Siap Bersaing di Revolusi Industri G-4

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dunia saat ini sedang menyambut fase revolusi industri keempat atau yang kerap disebut G-4. Bidang teknologi berbasis online disebut-sebut bakal menjadi sektor terpenting dalam industri dunia pada fase tersebut.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan optimisme menyambut revolusi G-4 tersebut. Menurut dia, Indonesia tak lagi akan tertinggal seperti tiga revolusi industri yang terjadi di masa terdahulu.

“Tiga revolusi yang lalu Indonesia seperti hanya jadi penonton karena tertinggal daripada negara lain. Untuk yang keempat ini masih diraba dan Indonesia optimis bisa menjadi pemain,” ungkapnya pada wartawan Senin (12/03/2018) malam.

Berbagai persiapan menurut Airlangga telah dilakukan untuk memastikan hal tersebut diantaranya pembangunan techno park di berbagai kota Indonesia. “Banyak universitas yang juga konsern terhadap hal tersebut sehingga benar-benar mempersiapkan SDM, apalagi di 2030 kita punya bonus demografi,” sambungnya.

Beberapa kota potensial seperti Bandung, Jakarta, Batam, Bali hingga Aceh telah membangun techno park yang secara nyata mengubah paradigma industri berorientasi internet. Industri tersebut membutuhkan kecepatan dan ketepatan sehingga mampu menghasilkan penghematan dalam proses produksi.

“Selain industri berbasis internet, revolusi industri keempat nantinya juga menyasar sektor otomotif, elektronik, kimia dan makanan masih menjadi industri utama dalam pembangunan wilayah. Kita berharap bersamaan dengan momentum saat ini pertumbuhan industri non migas kita tumbuh signifikan juga,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI