Ini Dia, Pesan Wabup Sleman Saat Peringati SO 1 Maret

SLEMAN, KRJOGJA.com – Upacara bendera dilaksanakan guna memperingati peristiwa Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di Monumen Jogja Kembali (Monjali),Minggu (01/03/2020).

Sejumlah tamu undangan dan peserta upacara pun diwajibkan mengenakan Topi Caping Bebek dan Janur Kuning. Selain itu juga dimeriahkan oleh Grup biola dari Quinta Yogyakarta yang terdiri dari berbagai SD di Yogyakarta sebagai pengiring musik.

Wakil Bupati Sleman Sri Musliamtun yang bertindak selaku Inspektur Uapacara dalam amanatnya berharap melalui penyelenggaraan tersebut dapat menumbuhkan, mempererat rasa nasionalisme dan membentuk karakter bangsa sejak dini. “Harapannya agara generasi milenial di seantero negri ini paham bahwa operasi militer bersama elit sipil dan rakyat yogyakarta patut di banggakan bersama tidak hanya terbatas oleh masyarakat jogja saja,” katanya

Upacara tersebut menurut Sri Muslimatun merupakan momentum mengingatkan kembali tentang sejarah peristiwa besar bagaimana masyarakat bersama dengan TNI bekerja bersama melawan penjajahan Belanda.

“Kita harus bahu membahu menjaga negara kesatuan Republik Indonesia, yang oleh pendahulu kita diperjuangkan dengan segenap tumpah darah,” ungkapnya.

Dalam upacara ini, juga dikibarkan bendera Merah Putih raksana berukuran 12×28 meter di tubuh Monumen Jogja Kembali. Usai melaksanakan upacara seluruh tamu undangan melakukan Flashmob Beksan Wanara di halaman Monjali. (*)

BERITA REKOMENDASI