INI – Polda DIY Tandatangani Nota Kesepahaman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ikatan Notaris Indonesia (INI) DIY menandatangani nota kesepahaman dengan Polda DIY, Kamis (31/3/2022). Kerjasama tindaklanjut dari MoU antara INI Pusat dengan Polri tersebut dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi dalam penyelesaian permasalahan-permasalahan terkait kenotariatan.

Nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh Kapolda DIY, Irjen Polisi Asep Suhendar dan Agung Herning Prajanta, Ketua Pengurus Wilayah INI DIY disaksikan Brigjen Polisi Dedy Setiabudi, Karokerma Kementrian Lembaga Staf Kapolri Bidang Operasi (Sops) Polri serta Ketua Umum INI Pusat, Yualita Widyadhari. Agenda tersebut dibarengkan dengan sosialisasi tentang nota kesepahaman itu.

Kapolda DIY, Irjen Polisi Asep Suhendar mengatakan nota kesepahaman tersebut muncul dalam pengertian positif yakni sesuai aturan hukum yang berlaku. Polda DIY berharap adanya nota kesepahaman bisa membangun relasi saling pengertian dan tidak ada penyimpangan dalam penanganan hukum.

“Ibaratnya seperti bulan dan matahari, saling pengertian dan tidak bertabrakan. Polisi sebagai penegak hukum, harus mengikuti aturan penyidikan dalam penanganan hukum. Jangan sampai menyimpang. Untuk para notaris kita berharap bekerja sesuai aturan kerjanya sesuai perundangan yang berlaku UU nomor 2 tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, bagaimana prosedur tugas bidang kenotariatan. Jangan sampai melanggar karena pasti ada konsekuensinya, termasuk pidana,” ungkapnya dalam prosesi penandatanganan.

Agung Herning Prajanta, Ketua Pengurus Wilayah INI DIY mengharapkan adanya sinergi semakin baik yang terbangun antara Polda DIY dengan INI DIY setelah adanya nota kesepahaman. “Ini adalah sinergi baik yang harapannya bisa memaksimalkan kinerja kenotariatan dalam koridor aturan yang ada,” tandasnya.

Sementara, Yualita Widyadhari, Ketua Umum INI Pusat, menyebut adanya nota kesepahaman di daerah merupakan tindaklanjut dari MoU yang telah dilakukan sejak 2018 silam antara INI dengan Polri. Secara spesifik Yualita menyebut setelah adanya kerjasama, organisasi profesi INI bisa melakukan pendampingan pada notaris ketika harus dimintai keterangan kepolisian ketika terjadi permasalahan di lapangan.

“Kami dengan Kepolisian sama-sama bekerja berdasarkan undang-undang, sehingga perlu adanya kesepahaman, dan ini sebagai tindaklanjut setelah MoU di pusat. Ketika ada persoalan hukum, harapannya ada pemahaman bersama untuk melakukan penyelesaian. Kami selama ini mendapat manfaat, bagaimana INI bisa punya ruang klarifikasi bahkan sampai penangguhan penahanan. Ketika ada pemanggilan atas suatu kasus pun kita bisa didampingi pengurus, tidak harus lawyer juga bisa lewat email atau kepolisian hadir ke tempat kita,” ungkapnya.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indriadi, yang juga hadir mengatakan sampai saat ini belum ada persoalan signifikan yang terjadi di DIY. “Nota kesepahaman ini untuk semakin memantapkan yakni bidang pembinaan hukum, penegakan hukum, pertukaran data dan informasi serta pemanfaatan SDM,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI