Inovasi SMILE, Kemenag Sleman Semakin Terbuka

SLEMAN, KRJOGJA.com – Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bersama dengan Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY, Edi Gunawan dan Kepala Kemenag Kabupaten Sleman, Saban Nurani resmikan inovasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik (SMILE).

Peresmian dilakukan dalam kegiatan Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama tahun 2020 di Gedung Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Rabu (8/1/2020).

Kepala Kemenag Kabupaten Sleman, Saban Nurani dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan melalui inovasi SMILE merupakan salah satu wujud tindak lanjut Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang telah diwujudkan pada tahun 2019.

“SMILE ini merupakan inovasi layanan untuk melengkapi setelah tahun 2019 Kemenag Kabupaten Sleman mewujudkan PTSP,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Saban Nurani menjelaskan bahwa dalam inovasi layanan SMILE, telah disediakan berbagai informasi tentang data-data, berita maupu informasi keagamaan di wilayah Kabupaten Sleman.

“SMILE ini sebagai layanan mandiri Kemenag Kabupaten Sleman yang dapat membantu termasuk bagi para karyawan Kemenag dalam berbagai kebutuhan, salah satunya untuk mendapatkan surat tugas bagi kepala KUA untuk melaksanakan layanan nikah yang dapat menunjang profesinya,” jelas Saban Nurani.

Lebih lanjut, Saban Nurani juga menuturkan bahwa peluncuran SMILE juga bersamaan dengan peresmian RB-ZI Corner sebagai media literasi dan informasi mengenai institusi Kemenag.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inovasi Kantor Kemenag Kabupaten Sleman dalam menciptakan aplikasi pelayanan online terpadu sekaligus mewujudkan layanan informasi RB-ZI Corner.

“Dengan adanya layanan ini diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan Kemenag sekaligus menghindarkan masyarakat dari informasi yang salah,” kata Sri Muslimatun.

Menurut Sri Muslimatun, kemajuan teknologi saat ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan yang mudah. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan bagi instansi Pemerintah untuk terus berinovasi  dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan publik.

“Saya menghimbau, agar inovasi yang telah dikembangkan ini betul-betul dioptimalkan dengan menyediakan informasi-informasi yang aktual dan terus diperbaharui.” Ujar Sri Muslimatun. (Humas Sleman)

BERITA REKOMENDASI