Insadha Ajak Maba Hargai Keberagaman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Selama dua hari, Kamis-Jumat (27-28/07/2017), Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar Inisiasi Sanata Dharma (Insadha) 2017 di Auditorium Driyarkara Kampus Mrican Sleman. Pada Insadha I, tokoh yang dihadirkan ialah dosen USD Romo C Kuntoro Adi SJ.

Dihadapan mahasiswa baru (maba) Romo Kuntoro membahas tentang siapa itu Driyarkara. Tak hanya itu saja, Romo Kuntoro juga`menyampaikan pada mahasiswa baru tentang empat nilai dasar USD. Yakni mencintai kebenaran, memperjuangkan keadilan, menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi keluhuran martabat manusia.

Sedangkan Insadha II, Jumat (28/07/2017), tokohnya ialah Pendeta Agus Sutikno atau akrab disapa pendeta tato dari Semarang yang bercerita banyak tentang kasih sayang dalam keberagaman. "Dulunya, mereka yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia ini dari berbagai suku, agama, ras dan golongan. Jadi NKRI itu memang harga mati dan kini juga harus diperjuangkan bersama-sama oleh rakyat Indonesia," ujarnya.

Hal itulah yang mendorong dirinya melalui perutusan sebagai seorang pendeta, tapi tidak membeda-bedakan antara satu dan lainnya. Menurut dia, puncak dari agama itu kasih sayang. Siapapun harus membawa berkah bagi sesama, bahkan saat menolong orang juga tidak boleh melihat dari mana asal usulnya.

Ketua Umum Insadha 2017 Danan menjelaskan, Insadha 2017 gelombang I diikuti sebanyak 900 mahasiswa baru. Sedang gelombang II ada 800 maba dan gelombang III diikuti 700 maba. "Karena sekarang isu keberagaman sedang hangat, maka kami ingin maba ini bisa hidup dalam keberagaman demi perubahan yang lebih baik," tandasnya. (Adk)

BERITA REKOMENDASI