Insentif untuk Nakes Penanganan Covid-19 Belum Cair

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Insentif bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 hingga saat ini belum cair. Di Kabupaten Sleman, setidaknya ada 600 nakes dari rumah sakit rujukan yang diajukan mendapatkan insentif ke pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo, saat ini proses pemberian intensif masih dalam tahap verifikasi di Kementerian Kesehatan. Seluruh nakes tersebut berasal dari rumah sakit rujukan Covid-19 di Sleman. Mulai dari RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RS JIH, RS Panti Rini, RS Sakina Idaman, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Bhayangkara, RSAUGM dan RS Hermina. “Total kalau rumah sakit 9. Di luar RSUP Sardjito dan Ghrasia, ada sekitar 600 nakes,” jelasnya.

Joko menambahkan, data nakes sebelum diajukan untuk mendapatkan insentif, sebelumnya telah diverifikasi. Mulai dari tingkat kabupaten dan provinsi. Untuk saat ini, data yang ada telah diproses oleh pusat. “Tinggal dari pusat bagaimana. Tapi sampai sekarang belum,” ujarnya.

Joko menambahkan, saat ini dana insentif sangatlah diperlukan nakes. Pasalnya banyak nakes yang juga ikut menjadi korban karena terpapar Covid-19. Diharapkan dana insentif akan segera turun. “Kalau tenaga kesehatan terkena Covid-19, yang menderita khan tidak hanya tenaga kesehatan,” tandas Joko. (Aha)

BERITA REKOMENDASI