Integrasi Ultra Mikro Percepat Pertumbuhan UMKM

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pertumbuhan Usaha Mikor Kecil dan Menengah (UMKM) dapat berjalan lancar jika akses pendanaannya lebih mudah. Soal akses modal bagi pelaku usaha masih dirasa rumit sehingga banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang sulit bergerak.

Anggota DPR RI Subardi mendukung langkah Kementerian BUMN yang mengintegrasikan tiga entitasnya di bidang pendanaan. Tiga entitas itu, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

“Saya mendukung pembentukan integrasi ultra mikro agar pelaku usaha dapat meningkatkan modal usahanya,” kata Legislator dari Fraksi NasDem itu saat sosialisasi Integrasi Ekosistem Ultra Mikro di salah satu Hotel Merapi Merbabu, Minggu (06/06/2021).

Sosialisasi ini dihadiri sekitar 200 pelaku usaha di Yogyakarta, Kepala Pegadaian Yogyakarta, Pimpinan PMN dan Pimpinan BRI Wilayah DIY serta jajaran Kepala Dinas UMKM. Di hadapan peserta, Subardi menekankan pentingnya aspek kemudahan dalam hal pinjaman.

“Misalnya soal pinjaman, pelaku usaha yang sebelumnya hanya bisa meminjam kisaran 1-2 juta, saya harap angkanya naik sampai 10-20 juta. Harapan saya, pelaku usaha di Jogja lebih kuat dan produktif,” tambahnya.

Integrasi ekosistem ultra mikro dari tiga BUMN saat ini sedang disiapkan payung hukumnya melalui Peraturan Pemerintah (PP). Ke depan, program ini menargetkan ekspansi pelaku ultra mikro. Jika sebelumnya ada persoalan dana karena profil risiko dipersepsikan tinggi, kini anggapan tersebut sudah tidak relevan lagi.

“Saya menilai ini adalah pemberdayaan yang nyata. Jadi, mulai sekarang jangan lagi pelaku usaha mikro itu dipersulit aksesnya karena profil risikonya dinilai tinggi. Memang skema inilah yang diperlukan dan hanya bisa dilakukan oleh Negara, bukan lembaga swasta,” jelas Subardi.

Selaras dengan Subardi, Pimpinan BRI Wilayah DIY, Erizal mengungkapkan, program integrasi ultra mikro sepenuhnya berpihak pada masyarakat yang terpuruk karena pandemi. Pihaknya menganjurkan para nasabah agar memanfaatkan program tersebut.

“Kami akan mempermudah layanan untuk masyarakat yang usahanya terkendala kondisi keuangan,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI