Intensitas Lava Pijar Merapi Terus Meningkat, Jumat Malam Tercatat 27 Kali Guguran

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Intensitas guguran lava pijar Gunung Merapi terus mengalami peningkatan. Sepanjang Jumat (08/01/2021) malam hingga Sabtu (09/01/2021) pagi, terpantau 27 kali terjadi guguran lava pijar yang mengarah ke barat daya.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menjelaskan dari laporan yang disusun tim pada Jumat pukul 18.00 hingga 24.00 WIB terpantau 13 kali guguran lava pijar ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak. Jarak luncur guguran lava pijar sendiri teramati maksimal 600 meter dari puncak.

Asap kawah teramati pula berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 400 meter di atas puncak kawah. Pada rentang waktu ini terdengar pula dua kali suara guguran dari Pos Babadan dan satu kali dari Pos Kaliurang.

Sementara Sabtu (9/1/2021) mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, teramati guguran lava pijar sebanyak 15 kali ke hulu Kali Krasak. Jarak luncur guguran kali ini lebih jauh yakni hingga maksimal 800 meter, di mana petugas pos pengamatan Kaliurang mendengar satu kali suara guguran. Asap kawah juga teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter dari puncak kawah.

Hingga saat ini, BPPTKG masih tetap mempertahankan status Merapi pada level III (Siaga) yang diputuskan sejak 5 November 2020 lalu. Jarak aman aktivitas warga berada pada 5 kilometer dari puncak Merapi.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang namun waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Rekomendasi kami masih tetap sama, mempertimbangkan dampak pada penduduk yakni jarak aman di luar 5 kilometer dari puncak,” tandas Hanik. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI