‘Investasi Hati’, Biografi Bupati Perempuan Pertama Bali Bakal Dibedah di UGM

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM menggelar diskusi buku "Investasi Hati", yang merupakan biografi Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti Kamis (14/9/2017) mendatang. Bersama penulis Aprilia Harianidan, Dr Arie Sudjito serta para akademisi lain dan lembaga swadaya masyarakat, diskusi tersebut bakal mengupas sepak terjang Ni Putu Eka Wiryastuti yang dirasa sukses memimpin Tabanan dengan program inovasi pembangunan berlandaskan ideologi bangsa.

Puthut Nindroyono, Ketua Penyelenggara Seminar dan Diskusi "Investasi Hati" Eka Wiryastuti dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM kepada wartawan dalam temu pers di UC UGM Selasa (12/9/2017) mengatakan pihaknya memiliki kepentingan untuk mendiskusikan praktik pemerintahan di wilayah Indonesia yang memang memiliki karakter berbeda satu sama lain. Menurut dia, sosok Eka Wiryastuti sangat menarik untuk dikupas sepak terjangnya dalam memimpin Tabanan baik prestasi maupun kekurangannya.

"Diskusi ini sangat menarik karena kita tak hanya memuji tapi mengkritik juga tentang apa yang sedang atau sudah dilakukan sosok Eka Wiryastuti ini. Praktek dari daerah sangat bermanfaat untuk menjadi bahan diskusi dengan berbagai karakteristiknya yang berbeda, mungkin saja dari Bali bisa menginspirasi daerah lain misalnya saja dari kekuatan menahan alih fungsi lahan yang dialami hampir semua daerah," ungkapnya.

Aprilia Hariani, penulis buku Investasi Hati mengungkap bahwa Eka Wiryastuti dinilai sebagai sosok yang spesial terutama karena kemampuannya meyakinkan masyarakat menerima pemimpin perempuan yang selama ini belum pernah terjadi di Bali. Ketulusan hati Eka mengabdi yang disebutnya dalam buku sebagai 'menabung karma' membuat keinginan menulis akhirnya direalisasikan.

"Bupati ini berhasil mengangkat profesi petani dengan membeli hasil produksi tani dan asuransi petani sekaligus menahan warga menjual lahan pertanian pada investor yang memang banyak terjadi di Bali. Dari segi kesehatan, Eka Wiryastuti juga visioner karena menggratiskan pelayanan kesehatan termasuk pemeriksaan dan pengobatan kanker serviks. Program sederhana itulah yang kemudian membuat saya tertarik menulis buku Investasi Hati ini," ungkapnya.

Aprilia juga mengungkap, sosok Eka Wiryastuti bisa menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini yang ternyata sangat mungkin berprestasi di bidang pemerintahan dan politik. "Pengalaman Bu Eka ini kami harap bisa menjadi inspirasi agar perempuan tak takut berprestasi dalam berbagai macam hal, misalnya saja politik atau bisnis," pungkasnya.

Buku Investasi Hati sendiri diluncurkan 21 Desember 2016 lalu di mana penjualan akan digunakan untuk program charity. Buku ini menceritakan perjalanan hidup Eka, capaian menjadi bupati perempuan pertama Tabanan hingga torehan prestasi sebagai bupati. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI