Istri Saksikan Suami Dianiaya

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Unit Reskrim Polsek Depok Timur merekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Faisal (22) warga Kaliabu Gamping Sleman, Kamis (26/11/2020) siang. Rekonstruksi digelar di dua tempat, yakni di rumah tersangka FEY (37) alias Embit daerah Kentungan, Condongcatur Depok Sleman dan selatan Lapangan Kentungan. Rumah FEY, merupakan lokasi penganiayaan, sedangkan Lapangan Kentungan dijadikan tempat untuk membuang korban.

“Ada 51 adegan yang diperagakan oleh kedua tersangka dan saksi. Motif kasus ini karena sakit hati tersangka kepada korban. Kedua tersangka dijerat Pasal 338 KUHP, Pasal 170 KUHP dan Pasal 365 KUHP ancaman maksimal 15 tahun,” ungkap Kapolsek Depok Timur Kompol Suhadi.

Selain FEY, rekonstruksi juga diikuti oleh tersangka AS alias Bowo (18) warga Bantul dan istri korban sebagai saksi. Rekontruksi dimulai saat korban yang memboncengkan istrinya tiba di rumah tersangka FEY.

Di rumah itu, sudah ada kedua tersangka dan seorang wanita yang minta dibuatkan tato oleh korban. Beberapa saat kemudian situasi memanas, sehingga terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh kedua tersangka terhadap korban.

Sempat menyaksikan penganiayaan, istri korban kemudian pulang diantarkan oleh suaminya. Tak lama kemudian, korban kembali lagi ke lokasi dan kembali mendapatkan penganiayaan. Tak hanya di dalam rumah, penganiayaan yang terjadi pada Senin (09/11/2020) dini hari lalu ini, ternyata juga dilakukan di halaman rumah tersangka FEY.

Setelah korban tak berdaya, kemudian dibawa ke selatan Lapangan Kentungan menggunakan sepeda motor. Dalam kondisi penuh luka, tubuh ayah dari seorang anak balita itu, kemudian ditinggalkan begitu saja oleh tersangka. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI