ITNY Wisuda 133 Diploma dan Sarjana

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Vokasi memang pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, baik diploma 1 – 4. Dalam konteks inilah, pendidikan vokasi memang dipersiapkan tembus dunia kerja dengan segala tuntutan spesifikasinya. Dengan tuntutan itu perguruan tinggi harus menyiapkan mahasiswa dengan mengikuti sertifikasi yang dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Demikian diungkapkan Rektor Insitut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Dr Ir Ircham MT terkait wisuda Diploma dan S1 di Auditorium Ir Pietoyo Sukarbowo, Babarsari, Sabtu (23/02/2019). Wisuda 133 lulusan tersebut akan dihadiri Dr Bambang Supriyadi CES DEA (Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah V) dan Ir H Otto Santjoko MT (Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Nasional).

Menurut Ircham, memasuki revolusi industri 4.0 lulusan diploma, sarjana maupun vokasi memang dituntut memiliki keahlian, sofskill, hardskill dan kemapuan IT. "Tanpa memiliki keahlian pada akhirnya menjadi pengangguran," ujarnya.

Dijelaskan, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) yang berubah jadi ITNY telah membekali ilmu pengetahuan, softskill, hardskill membentuk menjadi manusia berilmu, tangguh, pantang menyerah, berwawasan global dan peka terhadap perubahan. "Perubahan yang terbesar digitalisasi, semua serba digital. Pekerjaan tertentu digantikan mesin atau robot," ujarnya.

ITNY terus berbenah diri, baik SDM maupun lembaga. Evauasi, perbaikan bahkan inovasi menjadi keniscayaan. Misalnya dengan membuat kampus lapangan di Kulonprogo, student center and park, pengembangan laboratorium, pengembanfan sistem IT dan membuka layanan terbaik untuk mahasiswa. (Jay)

BERITA REKOMENDASI