Jangan Terburu, Forpi Sleman Ingatkan Lima Hal ini Sebelum Masuk ‘New Normal’

Optimalkan Bansos Tahap I

Belajar dari penyaluran bantuan sosial pada tahap pertama , pemerintah perlu mengoptimalkan program-program bantuan sosial yang ada agar lebih tepat sasaran. Untuk program dari pemerintah pusat yang berbasis pada data DTKS (Data terpadu Kesejahteraan Sosial), pemerintah daerah perlu lebih pro aktif untuk melakukan update data sehingga tidak terjadi tumpang tindih data.

Pemerintah daerah diharapkan dapat lebih aktif untuk mendorong fungsi desa, RT, RW sebagai sumber informasi utama dalam melakuan updating data. Sedangkan program-program bantuan socsal yang bersumber dari dana Non DTKS seperti BLT Dana Desa, perlu ada sistem pendataan yang lebih bagus.

“FORPI mengharapkan desa memiliki data pilah sendiri yang terupdate, yang sudah dikurangi dengan data yang masuk di DTKS yakni yang mendapatkan bantuan sosial dari kementerian.”

Rencanakan Program Pemulihan Ekonomi

Selain tetap mengoptimalkan program bantuan sosial, berbagai program pemulihan ekonomi harus mulai direncanakan. Dalam hal ini mendorong pemerintah membuat grand design pemberdayaan ekonomi lokal. Di dalam grand design tersebut diharapkan mampu memuat mengenai berbagai hal seperti pengembangan gerakan bangga produk Sleman , program-program ketahanan pangan, pengembangan konsep virtual dan rancangan program-program untuk mengatasi pengangguran yang diakibatkan dampak pandemi covid-19 ini.

Kembangkan Konsep Wisata Virtual

Pengembangan konsep wisata virtual tersebut mungkin dapat lebih dimasifkan, mengingat pariwisata selain menjadi sumber pendapatan daerah juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Untuk mendukung program-program pemulihan ekonomi, diharapkan pemerintah daerah/desa dapat menganggarkan hal tersebut ke dalam APBD perubahan maupun APBDes Perubahan. Dengan demikian, program-program pemulihan ekonomi dapat lebih optimal dan terarah. (Ioc)

BERITA REKOMENDASI