Janggal Itu Baik, Karena Menciptakan Ketenaran

SLEMAN (KRjogja.com) – “Jika aku berlaku janggal di depan mu, itu karena aku nyaman bersamamu”. Cuplikan kalimat tersebut menjadi awal pembukaan ketika Bayu Syerli Rachmat selaku VP Marketing Bukalapak menjadi pembicara dalam materi World Of Mouth, pada serangkaian acara seminar creative Pinasthika Creativestival XVII, yang berlangsung di Hartono Mall Lantai 3 Yogyakarta (04/11).

“Karena dengan kejanggalan yang dibuat, berarti ada sesuatu yang berbeda di sana, yang di mana membuat dari agency iklan berasa nyaman dengan Bukalapak,” kata Bayu saat memulai memberikan materi.

Mengerjakan sesuatu hal dengan irama yang itu-itu saja mungkin sudah sangat terlalu mainstream. Tetapi tidak yang dilakukan oleh Bukalapak. Melihat dari para kompetitor yang melakukan konsep pembuatan e-commerce dengan nada seirama, membuat Bukalapak  keluar dari zona nyaman seperti itu.

Menciptakan sesuatu yang 'janggal' yang dilakukan oleh Bukalapak. Karena ketika Bukalapak baru muncul, mereka melihat peluang bahwa zaman sekarang dunia internet atau sosial media lagi naik-naiknya.“Budget yang dimiliki oleh Bukalapak saat itu tidak lebih besar dari para kompetitor. Di saat itulah Bukalapak berpikir hal yang berbeda. Sekarang dengan adanya era internet dan sosial media, semua orang bisa menjadi media dengan sosial media-nya,” cerita Bayu ketika ditemui oleh KRjogja.com.

Berbagai upaya dilakukan oleh Bukalapak agar tetap bertahan dari para kompetitor yang lebih banyak  budget untuk membayar iklan. Dalam membangun e-commerce nilai terpenting dari proses ini adalah membuat sesuatu yang ‘janggal’ yaitu sebuah konten. Konten yang nyeleneh dan masyarakatnya mudah untuk ikut menyebarluaskan, dan ini yang dinamakan world of mouth.

“Yang menjadi strategi Bukalapak adalah dengan membuat konten yang shareable. Tidak masalah biaya bikin konten mahal, tapi kalau konten bagus, kita tidak perlu melakukan media buying yang memakan biaya sangat besar,” cerita Bayu. (Mg-18)  

 

BERITA REKOMENDASI