Jelang Mudik, Binda DIY Dorong Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

SLEMAN, KRJOGJA.com – Antusiasme warga Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengikuti vaksinasi booster meningkat, setelah pemerintah memutuskan vaksin booster jadi salah satu syarat untuk mudik lebaran. Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM menggelar vaksinasi booster massal untuk masyarakat umum pada 30-31 Maret 2022. Vaksin booster di Jogja ini berlokasi di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Jalan Sosio Humaniora No.1, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.

Diketahui, kini pemerintah telah memutuskan untuk mengizinkan mudik lebaran. Koordinator vaksinasi Binda DIY wilayah Sleman, Adi Riyanto menegaskan bahwa pemerintah selalu berupaya menyusun kebijakan untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan masyarakat yang aman di masa pandemi Covid-19.

“Binda gencar melakukan booster untuk syarat mudik ya setelah pemerintah memutuskan boleh mudik asalkan sudah booster. Jadi harus kita makimalkan, karena di Kota Yogya sudah 50 peren sementara di Sleman baru 20 persen dan akan terus kita lakukan di bulan puasa, sehingga semuanya tervaksin booster,” ujar Adi Riyanto, Rabu (30/3/2022).

Adi juga menegaskan, perlu menjadi perhatian bahwa laju vaksinasi dosis 1 dan 2 juga harus sama cepatnya, agar pembentukan imunitas masyarakat di setiap daerah dapat terbentuk secara merata.

Dirinya juga memastikan, vaksinasi pada saat puasa tidak membatalkan puasa. “Upaya vaksinasi akan terus dilakukan memasuki bulan Ramadan karena sesuai dengan fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 bahwa vaksinasi saat berpuasa tidak bersifat membatalkan puasa,” tutupnya.

Untuk vaksinasi kali ini berjumlah 2500 dosis dan dilakukan selama dua hari. Banyak yang terbantu dengan vaksinasi booster di GSP kali ini karena hal ini menjadi syarat mudik.(*)

BERITA REKOMENDASI