Jelang Operasional NYIA, Angkasa Pura Gandeng BKIPM dan AirNav

SLEMAN, KRJOGJA.com – PT Angkasa Pura I (Persero) terus melakukan persiapan terkait rencana operasional New Yogyakarta International Airport(NYIA) April nanti. Salah satunya dengan melakukan Operational Coordination Agreement(LoCA) dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Pertanian (BKIPM) dan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav serta Badan Nasional Pencarian dan Pertologan (Basarnas) DIY.

"Pada prinsipnya tidak ada perbedaan antara LoCA yang sudah dilakukan yang berkaitan dengan operasional di Bandara Adisutjipto Yogyakarta dengan NYIA nantinya. Hanya saja, di NYIA kapasitasnya otomatis lebih besar," ujar General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama dalam coffee morning komunitas Bandara Adisutjipto Yogyakarta di Hotel Platinum, Selasa (19/3).

Agus Pandu menjelaskan, untuk LoCA dengan BKIPM terkait dengan pergerakan lalu lintas ikan, terutama yang melalui bandara. Karena ada beberapa jenis ikan yang kategorinya dilarang untuk dikirim ke luar negeri, seperti baby lopster

. Dan itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster, kepiting dan rajungan dari wilayah NKRI serta Undang-undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

LoCA dengan LPPNPI atau AirNav yang berkaitan dengan operasional bandara. Misalnya listrik, menara dan yang lain. Usai melakukan LoCA dengan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto, LPPNPI atau AirNav juga melakukan LoCA dengan Basarnas DIY.

Kepala Basarnas Kelas B Yogyakarta Lalu Wahyu Efendi mengatakan, jika terjadi kasus emergency dari AirNav akan memberikan informasi kepada Basarnas lokasinya dimana. Sedangkan dari Basarnas ke AirNav berupa pengetahuan tentang SAR.

"Selama ini kita sudah memiliki kantor unit siaga di Desa Congot Kabupaten Kulonprogo. Dan lokasinya tidak jauh dengan bandara baru. Dengan adanya NYIA ini, kita akan berupaya untuk menaikkan status menjadi pos SAR. Personil dan peralatan SAR juga akan kita siagakan disana," katanya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI