JKT Deklarasi Dukung Kustini-Danang

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dukungan Jaringan Kiai Tahlil (JKT) kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa merupakan bentuk pengabdian pada nilai khittah Nahdlatul Ulama (NU). Diharapkan JKT menjadi garda revolusioner untuk mengembalikan kejayaan NU sesuai khithoh.

“Kehadiran JKT beberapa minggu ini sudah bisa mewarnai politik di Sleman. Yang mana makna khittah NU secara utuh tidak untuk berpolitik praktis dan NU harus bisa berada diatas semua partai politik. Semoga kita menjadi garda revolusioner untuk mengembalikan kejayaan NU sesuai khithoh khususnya di Sleman,” kata Dewan penasehat JKT,KH Abdulloh Khadziq Fauzan saat deklarasi JKT Sleman Barat di Kopi Njongke, Sendangadi, Mlati, Minggu (8/11).

Deklarasi Jaringan Kiai Tahlil Sleman Barat dihadiri sejumlah kiai NU dan ulama dari 9 Kapanewon mulai dari Mlati, Sleman, Gamping, Godean, Pakem, Tempel, Turi, Moyudan dan Minggir. Antara lain KH Ariful Haq dari pondok Al-Mubarok Kendal Turi, Gus Rosyid Tempel, Gus Daniel PP Miftahul Huda Tempel, Gus hamzah, Gus Yunas Tri Wibowo, Gus Cecep Supriyadi, H Tukiman, K Baidhowi dari Godean dan Gus Abdul Jabar dari Seyegan .

Diterangkan, NU sebagai salah satu organisasi keumatan harus turut serta dalam upaya membantu program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu NU secara khittah tidak terikat dengan satu partai saja, melainkan ada di semua partai dengan membawa perjuangan yang sama.

“JKT ini adalah wadah untuk menampung semua aspirasi dari jamaah NU. NU jangan hanya menjadi penonton, tetapi juga bisa ikut berperan membantu pemerintah untuk kemaslahatan umat. Dan untuk Pilkada Kabupaten Sleman 9 Desember mendatang, kami mendukung Kustini-Danang,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI