Jogja Masuk Pancaroba, Waspada Perubahan Suhu Hingga Angin Kencang!

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memasuki masa pancaroba. Sejumlah hal harus diwaspadai masyarakat.

Kepala Stasiun Klimatologi Mlati BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan wilayah yang telah masuk masa pancaroba adalah Kabupaten Sleman bagian barat dan Kulon Progo bagian utara. Untuk wilayah lain di DIY akan menyusul hingga bulan November mendatang.

"Hal yang harus diwaspadai saat pancaroba, adalah hujan lebat dan angin kencang, bisa merobohkan pohon-pohon atau merusak atap bangunan, juga disertai kilat dan petir," kata Reni kepada wartawan saat dihubungi di Yogyakarta. Kamis (10/10/19).

Tak hanya itu, masyarakat juga perlu memperhatikan dari segi kesehatan selama memasuki musim tersebut. "Perubahan cuaca memicu perubahan kondisi suhu, bisa berpengaruh ke masyarakat yang kondisi tubuhnya kurang fit. Dimungkinkan gampang sakit," ucapnya.

Terpisah, Joko Supriyanto kepala BPBD Sleman mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu masyarakat waspadai dan mengantisipasi jelang musim hujan.

Berkaca saat musim hujan sebelumnya, hujan lebat diserta angin kencang kerap terjadi. Akibatnya banyak pohon yang berpotensi roboh. Sehingga, masyarakat diimbau untuk memangkas dahan ranting, sampah memperhatikan saluran air agar aliran air lancar waktu hujan turun.

"Pohon-pohon di tepi jalan dan dekat rumah dipangkas dahannya. koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan masyarakat," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI