JSC Ajang Tambah Wawasan Antar Budaya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kegiatan Java Summer Camp ke-7 resmi dibuka oleh Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, MSI di lapangan bumi perkemahan kompleks Candi Prambanan, pada tanggal 31 Agustus 2018. 

Kegiatan yang mengambil tema explore amazong Sleman ini akan dilaksanakan sampai dengan Minggu, 2 September 2018. Banyak kegiatan yang akan diikuti peserta  seperti workshop menulis, workshop fotografi, city tour mengunjungi Desa Wisata Gamplong dan Lava Bantal, serta workshop pembuatan totem dari Papua. 

Event Java Summer Camp kali ini diikuti oleh 250 peserta yang antara lain berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan dan Papua. Selain itu, ada pula peserta dari luar negeri yang berasal dari Malaysia, Laos, Mali dan Rwanda.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si menyampaikan bahwa melalui Java Summer Camp ini diharapkan ada interaksi aktif antar generasi muda dengan latar budaya yang berbeda, sehingga selain akan memperluas networking, yang pada akhirnya akan membangkitkan rasa saling percaya dan menghargai perbedaan yang ada. Melalui event ini, secara tidak langsung, Dinas Pariwisata dapat pula mempromosikan obyek dan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sleman.

Selanjutnya dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Ir. Arip Pramana, M.Si, Bupati Sleman menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi ajang peningkatan komunikasi dan interaksi antar pemuda, dan menambah wawasan melalui beragam kegiatan yang ada.

Acara pembukaan Java Summer Camp berlangsung sangat meriah, dimana selain sajian musik dari Jasmine Band, kontingen dari Papua secara khusus menampilkan tarian asli Asmat yang menampilkan proses pembuatan patung. Tarian edan-edanan dan tari Bagong persembahan dari Sanggar Tari Sakura ikut menyemarakkan malam pembukaan kali ini. (*)

BERITA REKOMENDASI