Jubah Batik Jadi Kostum Defile Pembukaan PON

Editor: Ary B Prass

 

SLEMAN, KRJOGJA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY menyiapkan kostum khusus bagi dua atlet yang akan menjadi pemimpin rombongan saat mjengikuti defile kontingan pada upacara pembukanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Sabtu (2/10/2021) mendatang. Kostum berbentuk jubah batik ini secara spesial dirancang oleh desainer ternama, Afif Syakur.

Kepada wartawan di kediamannya, Minggu (26/9/2021), Afif Syakur menjelaskan Kostum yang nantinya akan dipakai oleh duet pemanah nomor compound, Prima Wisnu Wardhana dan Odilla Zaneta akan berbentuk jubah dengan motif batik. Pemilihan model jubah ini dikarenakan, untuk pakaian khas DIY semacam dimas dan diajeng atau paes ageng, dipastikan akan rumit.

Selain memilih model yang mudah dipakai, jubah batik dipilih karena mencerminkan pemakainya sebagai duta atau utusan atau kontingen atau perwakilan atlet DIY.

“Karena memang permintaannya menampilkan khas Yogya, tapi tidak rumit dan sulit saat dipakai, maka kami pilih desain jubah batik dengan motif batik khas Yogya. Dengan jubah batik, saat ditampilkan dari jarak 500 meter masih dapat terlihat,” jelasnya.

Disinggung mengenai motif batik di masing-masing jubah yang akan digunakan, Afif menjelaska, terdapat perbedaan untuk pira dan wanita. Untuk jubah pria menggunakan motif ceplok gendreh yang merupakan motif parang rusak dengan ukuran 5-7 cm.

“Dengan komposisi miring 45 derajat pada parang, menandakan kekuatan dan gerak cepat, sehingga para ksatria yang mengenakan bisa gesit,” jelasnya.

 

BERITA REKOMENDASI