Kadin DIY dan IHK Trier Cetak Mentor Bertaraf Internasional

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kamar Dagang Industri (Kadin) DIY bekerja sama dengan IHK Trier (Kadin Jerman) mengadakan Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional-Kualifikasi Dasar (AdAIB) di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Jalan Ringroad Utara Maguwoharjo Depok Sleman, 2-6 Desember 2019. 

Program ini diikuti 17 peserta perwakilan dari perusahaan-perusahaan di DIY yang kebanyakan memiliki jabatan setingkat manajer atau supervisor di perusahaannya. Kegiatan ini juga didukung oleh Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan DIY dan Disnakertrans DIY.

Direktur Pendidkan dan Pelatihan Vokasi IHK Trier, Ulrich Scheneider mengatakan, pelatihan ini mengajarkan kepada para mentor tentang dasar-dasar pedagogi atau metodologi cara mengajar yang baik merujuk standar pendidikan vokasi di Jerman. Setelah dinyatakan lulus pelatihan dan mendapat sertifikat internasional, para mentor ini selanjutnya akan mendidik peserta magang di perusahaannya.

"Jerman punya sejarah pendidkan vokasi yang panjang, dengan kurikulum yang sudah terbukti mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan industri," terang Ulrich kepada KRJOGJA.com disela pelatihan, Kamis (5/12/2019).

Anggota Komite Vokasi dan Produktivitas Daerah DIY Hazwan Iskandar Jaya mengatakan, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sangat membutuhkan SDM yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, dunia pendidikan sebagai pemasok SDM masih belum memenuhi standar kompetensi yang diperlukan dunia usaha/industri. "Karenanya link and match dunia industri dengan dunia pendidikan harus terus diselaraskan," katanya.

Menurut Hazwan yang juga Master Pemagangan Nasional ini, salah satu peran strategis perusahaan yakni melaksanakan program pemagangan nasional. Sehingga dibutuhkan mentor-mentor di tempat kerja (perusahaan) yang mendampingi dan membimbing peserta magang untuk memperoleh kompetensi tertentu. "Pelatihan ini untuk mencetak mentor-mentor berkualitas bertaraf internasional," pungkasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI