KADIN Gelar Vaksin di Tempat Wisata

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY kembali mengadakan vaksinasi bagi pelaku pariwisata di kabupaten Sleman. Vaksinasi yang dilakukan adalah dosis kedua AstraZeneca yang merupakan lanjutan dari vaksin dosis pertama pada 7 dan 8 Agustus lalu. Sebanyak 1.200 kuota diharapkan hadir untuk melakukan vaksin dosis dua demi mewujudkan herd immunity kota sleman.

Disampaikan Wakil Ketua KADIN Bidang Pariwisata, Arif tujuan kegiatan ini tidak lain sebagai upaya KADIN untuk membantu meningkatkan percepatan herd immunity agar objek wisata kembali bisa beroperasi dan ekonomi masyarakat kembali tumbuh. “Kadin punya kewajiban untuk menggerakkan ekonomi, kalau target gubernur vaksin 80 % sudah terpenuhi maka kegiatan ekonomi dunia pariwisata bisa berjalan. Untuk itu cara kami membantu adalah dengan ikut terjun percepatan vaksinasi,” jelasnya.

Vaksin memang sengaja dilakukan di tempat pariwisata, salah satunya seperti yang dilakukan Kamis (28/10/2021) diselenggarakan di Museum Merapi Kaliurang, tujuan hal ini adalah sekaligus untuk memperkenalkan pada masyarakat berbagai destinasi yang ada di yogyakarta. Sehingga jika destinasi wisata telah buka masyarakat dapat mengenal dan memiliki referensi wisata yang hendak dikunjunginya.
“Bagi kami pariwisata, kami punya tugas untuk mengangkat destinasi wisata lain sekalian bervaksin, karena tema vaksin kali ini adalah pariwisata maka kita kasih hiburan (pertunjukan musik) supaya mereka senang, dan tidak takut untuk divaksin,” jelasnya.

Diungkapkan Dinas Pariwisata, Aris Herbandang, S.IP, M.T selaku Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, upaya-upaya yang dilakukan lembaga sosial masyarakat dalam membantu pemerintah untuk percepatan vaksin merupakan hal yang dapat mengcover diluar jangkauan pemerintah. “Kami sangat berterimakasih, dengan adanya kegiatan ini sekaligus bisa mempromosikan dan menggerakkan teman-teman pengelola destinasi wisata, paling tidak untuk membersihkan lingkunganya setelah vakum terlalu lama,” lanjutnya.

Menurutnya, dengan pemberlakukaan PPKM Level 2 pada kota sleman memberi peluang besar untuk pariwisata kembali mempersiapkan diri bangkit dari pandemi, salah satunya dengan memastikan seluruh pelaku maupun masyarakat telah melakukan vaksin secara menyeluruh. Saat ini capaian target vaksin kota Sleman sudah melebihi target yang diharapkan, sehingga hanya perlu memaksimalkan langkah selanjutnya seperti memastikan seluruh tempat wisata sudah memiliki Peduli Lindungi, agar fasilitas di setiap tempat wisata aman bagi pengunjung.

Alda Febrinela, Komunikasi dan Penyiaran Islam
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

BERITA REKOMENDASI