Kadin Semakin Inklusif dan Kolaboratif Bagi UMKM

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) fokus pada pemulihan kesehatan guna membangkitkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. Kadin ingin semakin inklusif dan kolaboratif bagi UMKM sekaligus menjadi partner atau mitra utama pemerintah dalam transformasi sektor kesehatan, terutama penanganan Covid-19.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid mengatakan Kadin Indonesia dan Kadin Provinsi harus bisa bekerjasama di masa pandemi ini. Apabila dimungkinkan bisa menciptakan wirausaha baru dan membantu memberdayakan UMKM karena itulah yang menjadi salah satu dasar pertumbuhan ekonomi sebuah negara.

“Kuncinya memang kita harus mendorong dan memberdayakan UMKM agar naik kecil dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah dan seterusnya. Disinilah kita perlu kolaborasi Kadin yang mewakili pengusaha dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujar Arsjad yang tengah maju mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin periode 2021 hingga 2026 di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Minggu sore (23/5).

Direktur Utama (Dirut) Indika Energy Tbk ini menegaskan dalam hal ini Kadin ingin semakin inklusif kepada UMKM dengan membantu memperjuangkan UMKM naik kelas. Selain itu, pihaknya pun fokus kolaboratif dengan memfasilitasi kerjasama antara UMKM dengan pengusaha maupun dengan stakeholder lainnya termasuk dengan pemerintah.

“Yang menjadi fokus program yang saya bawa adalah membangkitkan perekonomian nasional dengan menang perang kesehatan dan perang ekonomi. Kesehatan lebih pada vaksinasi dan pengembangan industri kesehatan,” imbuh Arsjad.

Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi menyampaikan pihaknya bersama-sama siap memajukan Kadin Indonesia maupun Kadin Provinsi bersama Kadin Kabupaten/Kota karena yang mempunyai kewenangan perusahaan adalah wilayah berikut pendataaan. Kadin DIY dan Kadin Indonesia dalam hal ini siap sebagai fasilitator kebijakan nantinya.

“Jadi kita bersama-sama bersinergi menjalankan apa yang menjadi kesepakatan bersama dari Kadin Indonesia, Kadin Provinsi maupun Kadin Kabupaten/Kota. Kami tidak bisa jalan sendiri-sendiri, namun ujung tombaknya adalah Kadin Kabupaten/Kota sehingga merekalah yang harus pro aktif,” tuturnya.

GKR Mangkubumi menyatakan Kadin senantiasa fokus untuk membantu mengembangkan dan memberdayakan UMKM tentunya berkolaborasi asosiasi maupun instansi terkait yang mengantongi data. Sehingga dalam hal ini, Kadin selaku mitra pemerintah pihaknya siap mendukung baik dari sisi komunitas maupun instasi yang bersangkutan.

“Kita memfokuskan pada pengembangan UMKM, mematangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan vokasi karena pengangguran sangat tinggi di DIY dan problematika yang ada di DIY seperti lingkungan, pemberdayaan perempuan, pertambangan dan sebagainya. Termasuk masifnya pembangunan di DIY seperti Jalan Tol dan sebagainya, perlu dicermati dan antisipasi supaya tidak terjadi permasalahan sosial maupun lingkungan,” pungkas Putri Sulung Raja Kraton Yogyakarta tersebut. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI