Karyawan Kebab Turki di Sidoarum Ditangkap, Terkait Kelompok Teroris?

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – AA alias Ibrahim, karyawan usaha jejaring Kebab Turki Selasa (11/12/2018) diamankan jajaran kepolisian saat sedang makan di warung depan kontrakan kantornya kawasan Krapyak RT 06 RW 18 Sidoarum Godean Sleman. Diduga, pemuda asli Indramayu yang baru tiga bulan bekerja tersebut terkait dalam jaringan terorisme. 

M Gilang Syarifuddin, Kepala Dipo Project Yogya-Solo Kebab Turki kepada wartawan Rabu (12/12/2018) mengatakan penangkapan AA dilakukan pukul 14.00 WIB kemarin. Saat itu, karyawannya tersebut sedang makan di warung yang berada di depan kontrakan yang juga kantor kebab tersebut. 

“Intinya ada penangkapan salah satu karyawan sini yakni Isa Abdullah Azzam (19) karyawan yang sudah mengabdi selama tiga bulan. Intinya Azam ditangkap diamankan polisi ketika itu posisinya sedang makan di warung depan situ (menunjuk warung seberang jalan),” ungkapnya. 

Jauh dari Tampang Teroris, Karyawan Kebab Ini Ternyata 'Stylish' dan Suka Main PS

Kenapa Masuk Jogja? Ini Pengakuan Tersangka Teroris
 

Gilang yang lantas menyusul ke Polda DIY sempat dimintai keterangan sebagai saksi atas penangkapan tersebut. “Saya kira awalnya curanmor atau narkoba tapi ternyata bukan, ada kaitannya dengan radikal atau kelompok tertentu begitulah intinya,” sambung dia. 

Gilang mengatakan AA sehari-hari selama tiga bulan terakhir bekerja sebagai pramusaji di kedai kebab yang dimiliki kantornya. Sehari-hari, pemuda yang menurut dia merupakan lulusan sebuah pondok setara SMA tersebut selalu tidur di kontrakan yang juga menjadi kantor. 

“Sehari-hari di sini, ya tidur, ya main PS ya makan sama karyawan lain. Penampilannya juga biasa saja pakai celana jeans, mengikuti mode begitu. Bukan pendiam juga intinya” sambungnya. (*)

BERITA REKOMENDASI