Kasus Terus Menyebar, Covidiot di Sleman Ternyata Tinggi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemkab Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melakukan sosialisasi Pembekalan dan Pelatihan bagi 119 tenaga perubahan perilaku. Kegiatan yang dilakukan secara virtual, dipimpin langsung oleh Bupati Kustini di Smart Room Diskominfo Kabupaten Sleman, beberapa waktu lalu.

Menurut Bupati, pengadaan tenaga sosialisasi dan edukasi perubahan perilaku atau disebut Duta Perubahan Perilaku (DPP) terstruktur ini dimaksudkan untuk mempercepat perubahan perilaku melalui pendekatan sosialisasi ke sasaran keluarga di kalurahan terkait edukasi Covid-19.

“DPP dipilih dari warga setempat karena lebih mengetahui karakter dan sasaran di wilayahnya,” ujarnya.

DPP selain menjadi pelopor melawan Covid-19 juga mempunyai tugas memberikan edukasi pada warga yang masih belum percaya bahwa Covid-19 ada.

“Selain itu DPP juga mempunyai tugas mengubah cara berfikir dan bertindak masyarakat untuk memerangi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar,” kata Bupati.

Sementara Kepala Dinas P3AP2KB Suci Iriani mengatakan, di tengah pandemi ini masih ada kelompok orang yang tidak percaya dengan adanya Covid-19. Mereka yang tidak percaya sering disebut sebagai covidiot atau covid denier.

“Diharapkan keberadaan DPP dapat meyakinkan dan mengubah mindset mereka, karena Covid dapat menjangkit siapa saja termasuk orang-orang yang mereka sayangi,” ujarnya.

(Has)

BERITA REKOMENDASI