Kegempaan Merapi Lebih Rendah, Endapan Awan Panas 262 Ribu Meter Kubik

YOGYA, KRJOGJA.com – Saat ini di hulu Kali Boyong dan Kali Krasak terdapat endapan awan panas sebesar 262.000 meter kubik. Hujan juga sudah sering terjadi di sekitar Gunung Merapi. Oleh sebab itu, masyarakat dan pemerintah daerah agar mengantisipasi bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi, terutama hulu Kali Boyong dan Krasak.

Demikian disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Dr Hanik Humaida dalam keterangan resminya, Sabtu (6/2). Menurutnya, pada periode minggu ini (29 Januari-4 Februari 2021) terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 111 mm/jam selama 70 menit. Curah hujan tertinggi itu terjadi pada 29 Januari 2021 di Pos Kaliurang.

“Selain itu dilaporkan adanya penambahan aliran di Kali Boyong pada 3 Februari 2021. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan,” tandas Dr Hanik.

BERITA REKOMENDASI