Kehadiran Bima Perkasa Jogja Hidupkan Perbasketan DIY

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kehadiran klub basket profesional Bima Perkasa Jogja (BPJ) memberi dampak positif bagi perkembangan basket di Yogyakarta . Bima Perkasa Jogja Manajemen (BPM) dan Bima Perkasa Academy (BPA) selalu punya banyak cara untuk menaikkan kualitas basket di DIY, baik lewat agenda offline maupun online. Demikian sambutan Anthony Reagen, Ketua Umum (Ketum) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Yogya dalam Webinar bertajuk ‘Better Defence System’ Sabtu (6/2).

Webinar yang menghadirkan pelatih kepala Bima Perkasa, David Singleton, dihadiri 50 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Di antaranya perwakilan Pengprov Perbasi DIY dan sejumlah provinsi lain di Indonesia, kepala pelatih tim basket Pelita Jaya Ocky Tamtelahitu, pelatih Sahabat Semarang Xaverius Wiwid, pengurus PB Perbasi Andika Bastian Kosasih, eks pemain WNBL Rajawali Bandung Dewi Nur Setiyaningsih, media, pengamat basket, dan para pelatih basket sekolah, klub, serta Unversitas.

“Event ini adalah bentuk kreativitas manajemen Bima Perkasa dan Bima Perkasa Academy. Saya harap apa yang didiskusikan dalam webinar kali ini bisa diaplikasikan dalam tiap latihan dan pertandingan langsung,” sambung founder Bima Perkasa Jogja dr Edy Wibowo.

Didampingi Manajer Tim BPJ Dyah Ayu Pratiwi (Tiwi) dan Raafi Zulfikar sebagai penerjemah, David Singleton membuka Webinar dengan analisis tim dalam membangun pertahanan. Ia menganalogikan ring sebagai rumah yang harus dilindungi dengan berbagai cara, misalnya dengan membangun kultur kompetitif antarpemain saat latihan sehingga punya intensitas sekaligus kekuatan sama saat diturunkan mengawal ring lalu berani adu fisik.

“Berani adu fisik ini bukan kita main kasar, tapi kita berani main keras dan trik supaya pemain lawan melakukan offensive foul. Itu bisa dicapai ketika kita memahami karakter tim kita dan menumbuhkan kultur kompetitif ke pemain lewat latihan. Itu juga yang saya tekankan ke para pemain di Bima Perkasa,” kata David.

BERITA REKOMENDASI