Kehadiran Bima Perkasa Jogja Hidupkan Perbasketan DIY

Editor: KRjogja/Gus

Pelatih yang cukup dikenal di kawasan Oseania dan Asia Tenggara itu kemudian memberikan kunci utama menggalang pertahanan. Ada tiga hal penting yang harus dibangun pelatih dan pemain. Pertama rebounding margin, artinya punya prosentase tinggi dalam rebound baik saat menyerang maupun bertahan lalu menguasai bola. Kedua memperkuat transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya. Ketiga, memperkecil peluang lawan mencetak tiga angka. Tiga hal itu selalu ia berikan dalam latihan tim yang dimanajeri Dyah Ayu Pratiwi itu setiap harinya.

“Jangan melakukan foul di luar paint area dan kita mengangkat tangan bukan untuk merebut bola dari tangan mereka melainkan menyulitkan aliran passing saat menyerang. Lalu siapa saja yang menjaga point guard lawan harus benar-benar menutup ruang, bikin hidup mereka sulit,” sambung David.

Taktik man to man dan zone defense yang sudah akrab di benak pelatih dan pemain juga diberikan pelatih yang pernah satu lawan satu dengan Stephen Curry itu. Setelah menyampaikan materi selama kurang lebih 90 menit, Manajer Bima Perkasa Academy, Fika Nurazam Wirastuti membuka kesempatan para peserta untuk bertanya tentang materi yang diberikan. Di antaranya mana kultur yang harus dibangun lebih dulu, apakah serangan atau pertahanan. “Saya akan bangun pertahanan lebih dulu karena defense yang baik akan menuntun kita pada kemenangan,” jawab David. (Rar)

 

BERITA REKOMENDASI