Kemarau, Produksi Ikan Turun 70 Persen

SLEMAN, KRJOGJA.com –  Kemarau panjang berdampak pada budidaya ikan. Sejumlah petani ikan mengeluhkan turunnya produksi hingga 70 persen. Seperti yang dirasakan petani ikan di Dusun Kaliwaru Desa Selomartani Kalasan Sleman. Pasokan air untuk ikan di sana turun hingga 80 persen. 

Dampaknya budidaya ikan juga menurun. Dari total 24 hektare lahan ikan, saat ini tersisa 12 hektare saja. Itupun tidak semuanya terisi ikan. Untuk itu produksinya juga turun, mencapai 70 persen.

"Kalau dipaksakan untuk menebar benih, biaya produksinya sangat tinggi. Terutama untuk memenuhi kebutuhan air," ujar Sri Hartono salah satu petani ikan, Rabu (31/10).

Di Pasar Ikan Mina Raya Kalasan, biasanya setiap hari ada panen ikan. Namun sejak Agustus kemarin mulai turun. Bahkan saat ini hanya sepekan sekali. Beruntung permintaan masyarakat akan ikan juga turun. Bahkan untuk Ikan Bawal berhenti total, karena sifat ikan yang memang butuh adaptasi lebih lama.

Turunnya produksi ikan ini terjadi sejak Juli kemarin. Sedangkan untuk konsumsi turunnya sekitar Agustus. Penurunan juga terjadi pada permintaan benih. Karena memang sebagian besar petani ikan, memilih mengurangi produksi mereka. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI