Kembangkan Model Pembelajaran ‘Blended Partisipatif’, Deni Hardianto Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan UNY

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dosen Prodi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Deni Hardianto, M.Pd berhasil lulus dalam ujian terbuka promosi doktor Ilmu Pendidikan Pascarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Senin (20/12/2021) yang digelar secara virtual. Deni Hardianto lulus Cumlaude dengan IPK 3,87.

Tim penguji terdiri Prof Dr Mustaji M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya, Prof Dr Herman Dwi Surjono dari UNY, Prof Dr Anik Gufron dari UNY, Dr Rukiyati M.Hum dari UNY. Turut hadir promotor sekaligus penguji, Prof Dr C Asri Budiningsih dari UNY dan Dr Haryanto M.Pd.

Dr Deni Hardianto berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan para penguji dengan mengambil judul “Model Pembelajaran Blended Partisipatif Untuk Meningkatkan Kemitraan Sekolah Dan Orangtua Siswa Sekolah Dasar di Yogyakarta”.

Penelitian disertasinya dilakukan dengan latarbelakang partisipasi orangtua siswa SD dalam pendidikan yang masih rendah, kemitraan sekolah dan orangtua siswa kurang optimal hingga belum adanya program yang sistematis untuk orangtua siswa SD dalam mendampingi belajar.

“Dari hasil penelitian dilapangan diketahui belum ada program pembekalan kesiapan orangtua siswa SD dalam mendampingi proses pendidikan anak selama sekolah ditambah lagi pemanfaatan perangkat ICT untuk pembelajaran dan komunikasi sekolah dan orangtua belum optimal,” ujar Dr Deni yang juga lulusan S1 Teknologi Pendidikan, FIP UNY dan S2 dari Universitas Sebelas Maret ini.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dr Deni mengembangkan  suatu model pembelajaran blended partisipatif dalam bentuk buku dan perangkat pembelajaran blended partisipatif berupa panduan fasilitasi model, modul pembelajaran video pembelajaran dan worksheet kemitraan.

Baca juga: TP UNY Gelar Webinar ‘Politik Standarisasi Nasional Pendidikan’

“ Untuk memudahkan dalam mengakses, model pembelajaran blended partisipatif juga diaplikasikan dalam learning management system via Google Classrom dan setelah diujicobakan model pembelajaran blended partisipatif ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kemitraan orangtua siswa SD,” tambahnya.

Sementara itu promotor sekaligus guru besar prodi Teknologi Pendidikan, Prof, Dr C Asri Budiningsih sangat mengapresiasi produk model pembelajaran yang dikembangkan Dr Deni karena sangat relevan dengan kondisi saat ini dimasa pandemi. Keterbatasan untuk bertatap muka antara siswa, guru hingga orangtua membuat kualitas pendidikan ikut berkurang.

“Tidak hanya saat pandemi, model pembelajaran ini dapat diimplementasikan bagi orangtua yang mempunyai masalah dengan waktu mendampingi putra-putrinya belajar karena alasan sibuk atau hal lain yang membuat kesempatan bertatapmuka dan berkomunikasi berkurang,” pungkasnya. (Git)

BERITA REKOMENDASI