Kenali Tanda-tanda Sungai Kirimkan Air Bah

Editor: Ivan Aditya

KEJADIAN tragis menimpa para siswa SMPN 1 Turi yang hanyut terbawa arus Sungai Sempor Dukuh Donokerto Kecamatan Turi Sleman menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk senantiasa waspada terhadap alam. Air sungai yang semula tenang dalam sekejap dapat berubah mengirimkan air bah dari hulu atau sepanjang aliran dan siap menghanyutkan apa saja yang dilaluinya.

Sebenarnya sungai akan memberikan sinyal tanda bahaya jika sewaktu-waktu terjadi banjir. Namun sekuat apapun tanda yang diberikan, akan lebih bijak jika masyarakat tak beraktivitas di sekitar sungai saat musim penghujan seperti saat ini karena rawan melahirkan bencana.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut ada empat tanda yang bisa dikenali ketika akan terjadi banjir bandang di sungai. LIPI lantas mengungkap cara mengenali aliran sungai yang akan terjadi banjir sebagai bentuk mitigasi dan pencegahan dini bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir bandang.

Baca juga :

Hanyut di Sungai Sempor, 4 Siswa SMP N 1 Turi Diketahui Meninggal Dunia
Pengakuan Korban Selamat Tragedi Susur Sungai SMP N 1 Turi
Jumlah Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai Jadi 6 Siswa

1. Saat curah hujan tinggi, aliran sungai akan terlihat menyurut karena tertahan oleh material longsor di daerah hulu atau sepanjang aliran sungai. Kemudian, air akan meluap naik dan mengalir dengan cepat.

2. Air sungai akan berubah warna menjadi keruh karena tercampur dengan tanah dan lumpur. Lalu, datang suara gemuruh dari arah aliran sungai. Hal ini merupakan pertanda air dan lumpur serta batu atau batang pohon sedang bergerak.

3. Banjir bandang bisa dideteksi dari alat peringatan dini yaitu alat takaran hujan Wire Extensometer.

4. Waspada jika hujan deras dengan waktu yang cukup lama karena ini akan memicu terjadinya banjir banda. Banjir bandang disebabkan karena sungai tidak bisa membendung aliran air karena curah hujan yang tinggi. (*)

BERITA TERKAIT