Kendalikan Covid-19 di DIY Melalui Tes PCR Akurat dan Cepat

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir menuntut ketersediaan laboratorium di berbagai daerah. Harus diakui, masih banyak daerah di tanah air yang belum memiliki laboratorium dengan layanan tes polymerase chain reaction (PCR). Tes ini penting bagi masyarakat guna menekan penyebaran Covid-19 semakin luas.

Intibios Laboratorium kini hadir di DIY tepatnya di Jalan Godean Banyuraden Kecamatan Gamping Sleman. Intibios fokus kepada pemeriksaan tes PCR dengan fasilitas medis yang memadai. Tak hanya itu, pasien juga dapat dikontrol dengan tracking maupun tracing.

Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi mengatakan, masa pandemi yang belum berakhir membuat laboratorium seperti Intibios sangat dibutuhkan. Ia mendukung penuh dengan menyediakan lahan yang representatif.

“Ini menjadi laboratorium terlengkap di DIY yang mampu melayani tes PCR dengan hasil akurat cepat dan terpercaya. Saya menyediakan tempat ini agar Intibios menjadi pijakan penanganan Covid-19,” jelas Subardi saat meninjau langsung kesiapan operasional Intibios Laboratorium, Senin (26/10/2020).

Menurut Ketua DPW Partai NasDem DIY ini, tes PCR tetap harus dilakukan secara berkala walau nantinya vaksin Covid-19 telah ditemukan. “Tetap berkala, tujuannya agar penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan. Dengan fasilitas yang memadai seperti ini, maka sampel tak perlu dibawa ke Jakarta. Hasilnya pun bisa cepat diketahui,” kata pria yang akrab disapa Mbah Bardi ini.

Inisiator Intibios Laboratorium, Enggartiasto Lukita mengatakan, DIY merupakan kota kedua di luar Jakarta yang dipilih. Berikutnya menyusul Cirebon, Karawang, Sentul, Bandung dan Lampung.

Menteri Perdagangan tahun 2016 – 2109 ini menegaskan, keberadaan Intibios Laboratorium untuk mendukung program pemerintah memerangi wabah Covid -19. Ia menargetkan Intibios akan berdiri di seluruh daerah tanah air.

“Untuk di DIY sedang tahap perizinan dan akan segera beroperasi. Di Jakarta kami bahkan menerapkan tiga shift untuk pengecekan ratusan sampel dalam waktu sehari,” ujarnya.

“Wabah Covid bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Di sini kami mendukung sepenuhnya langkah penanganan dan pengendalian, sekaligus untuk memenuhi target pemeriksaan sampel yang digariskan oleh World Health Organization (WHO)” tegasnya.

Intibios Laboratorium ini didesain berbentuk kontainer yang terbagi dalam tiga ruang. Seluruh perlengkapan memenuhi standarisasi WHO. Dalam sehari Intibios Laboratorium mampu melayani 10.000 uji PCR dengan hasil tes dapat diketahui hanya dalam jangka waktu H+1 hingga H+2 setelah tes. (Van)

BERITA REKOMENDASI