Kerugian Capai Rp 269 Juta, BPR BBA Ajukan Klaim Asuransi

SLEMAN (KRjogja.com) – BPR Berlian Bumi Artha (BBA) Jalan Magelang Km 5,2 Sinduadi Mlati memastikan tidak ada simpanan nasabah dan jaminan debitur  yang hilang dalam perampokan, Kamis (25/8/2016). Sedangkan untuk total kerugian ditaksir sekitar Rp 269 juta. Atas kerugian itu, pihak BPR sudah mengajukan klaim asuransi.

Direktur Utama BPR BBA Teguh Pramono SH menjelaskan, setelah dilakukan kalkulasi kerugian, ditaksir sekitar Rp 269 juta, yakni berupa uang tunai di dalam brankas dan kas teller. Kerugian itu sudah dilaporkan ke asuransi untuk dilakukan penggantian. "Dalam musibah perampok, nasabah tidak perlu panik karena sudah dijamin asuransi. Semua simpanan nasabah dan jaminan debitur kami pastikan aman. Dan hari ini sudah kami laporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  dan asuransi," kata Teguh kepada KRjogja.com, Jumat (26/8/2016).

Menurutnya, dalam perampokan kemarin, semua karyawan selamat. Bahkan mulai kemarin, BPR BBA sudah operasional seperti biasa karena perampokan kemarin tidak berdampak secara signifikan terhadap kinerja BPR BBA.

"Kami sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasanya dalam pelayanan nasabah. Selain itu kami juga menginformasikan ke beberapa nasabah, bahkan kejadian kemarin tidak menganggu operasional BPR," terangnya.

Seperti diketahui, perampokan itu terjadi sekitar pukul 13.45. Pelaku yang berjumlah 6 orang dengan mengendarai 3 sepeda motor datang di BPR BBA. Dua pelaku langsung menodong pistol semua karyawan. Semua karyawan diikat tali dan mata ditutup lakban, kecuali ibu yang sedang hamil. Kemudian karyawan dikumpulkan di ruang operasional. Begitu pelaku mengambil uang di brankas dan teller, pelaku langsung kabur. (Sni)

 

BERITA REKOMENDASI