Ketika Angkringan di Yogya “Go Digital”

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Atok, seorang penjual angkringan di Jalan Jlagran Yogyakarta tampak tenang saat berjualan Sabtu (15/12/2018). Satu bulan terakhir tepatnya di bulan Desember, ia merasa tak perlu repot melayani transaksi pembayaran para pelanggannya yang sebagian besar adalah pengemudi ojek online Go-Jek.

Sebuah layanan baru menggunakan teknologi QR Code mulai diterapkan di lapak angkringan miliknya yang memungkinkan pelanggan membayar tanpa uang tunai. “Kalau mau bayar tinggal scan QR Codenya saja, nanti habisnya berapa ditulis lalu otomatis dari akun Go-Pay pengemudi Go-Jek terpotong dan masuk ke rekening pribadi saya,” ungkapnya ketika berbincang dengan KRjogja.com. 

Untuk sementara memang baru driver Go-Jek yang bisa mengakses pembayaran QR Code tersebut. Namun, ia mengatakan tak lama lagi siapa saja pemilik aplikasi Go-Jek yang terisi Go-Pay juga bisa melakukan pembayaran nontunai di angkringan miliknya. 

“Sebentar lagi katanya bisa, siapa saja yang punya akun Go-Jek dan ada Go-Paynya otomatis bisa bayar pakai saldonya. Ya saya senang saja bisa begitu, hasil jualan warung bisa langsung ke istri dan dibelanjakan untuk besok harinya. Belanja pun sekarang pakai ATM jadi mudah sekali rasanya,” ungkapnya lagi. 

Sementara Budi Gandasoebrata, Managing Director Go-Pay secara terpisah menyampaikan pihaknya memang memiliki konsern untuk memaksimalkan UMKM di Indonesia. Pasalnya, selama ini UMKM dinilai menjadi garda terdepan dalam perekonomian Indonesia namun masih melaju dengan berbagai permasalahan. 

“Potensi non tunai kita masih sangat besar untuk digarap dan kami mencoba untuk membantu usaha mikro informal seperti kios dan warung. Teknologi sistem pembayaran non tunai yang dihadirkan untuk UMKM ini diharapkan memberikan kemudahan masyarakat bertransaksi, di sisi lain membantu pelaku usaha agar lebih transparan mengatur arus kas termasuk mendekatkan ke permodalan dalam hal ini perbankan,” terangnya. 

Hingga akhir 2018 ini, terdapat 20 ribu rekan usaha Go-Jek yang bisa menerima pembayaran menggunakan QR Code. Jumlah tersebut terbilang cukup menarik lantaran 65 persen diantaranya berasal dari usaha mikro masyarakat. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI