Kisah Bikin Sumur Keluar Darah

Editor: Ivan Aditya

Dusun Wonolelo awalnya sangat ‘menderita’. Tanah tak bisa ditanami. Sulit mendapatkan air. Mengalami perubahan setelah warga membangun makam Ki Ageng, dan membuat sumur di dekat makam.

“Dulu tidak ada sumur di dusun ini. Digali sampai dalam tidak keluar airnya. Warga mencari air dari tetangga dusun yang jauhnya dua kilometer. Pernah ada yang mencoba bikin sumur, yang keluar bukan air tapi darah,” terang Juritno (47), trah Ki Ageng Wonolelo.

Persoalan akhirnya tuntas setelah Sihono, bapak Juritno, melakukan tirakat yang bisa dibilang konyol. Sihono minta dirinya diturunkan ke sumur yang telah digali, namun belum juga keluar airnya. Sihono nekat, apapun yang akan terjadi dihadapi, demi kehidupan warga.

“Setelah tiga hari, Bapak mendapat petunjuk, jika itu memang keinginan warga (punya sumur), diperkenankan. Ada bisikan memecah batu di dalam sumur. Setelah dipecah, benar-benar keluar airnya,” papar Juritno. Kejadian tersebut sekitar tahun 1964/1965.

BERITA REKOMENDASI