Kisah Bikin Sumur Keluar Darah

Editor: Ivan Aditya

“Apem itu simbol bersedekah. Ki Ageng Wonolelo menyarankan agar kami membantu sesama, dengan banyak bersedekah pada orang lain,” papar Juritno.

Selama tahlilan, lima pusaka Ki Ageng Wonolelo diletakkan di lokasi. Pusaka ini tersimpan terpisah. Sebelum acara, dikumpulkan lalu disatukan. Juritno mengistilahkan, disowankan.

Lima pusaka tersebut terdiri ageman (baju Ki Ageng Wonolelo), Alquran, tongkat, kopiah, dan kayu bongkahan mustaka masjid. Dianggap pusaka karena peninggalan Ki Ageng Wonolelo. Simbol pengingat perjuangan tokoh agama di era Kerajaan Mataram itu. Bukan jimat.

“Kalau nasihat diwariskan, tiap orang akan beda menerimanya, apalagi dalam jarak waktu lama. Dengan diberi tinggalan, akan dieling-eling. Kalau weling (yang diwariskan), bisa lupa,” papar bapak dua anak itu.

BERITA REKOMENDASI