Kisruh Internal UP 45 Berlanjut, 2 Dosen Dipecat Sepihak

Rapat tersebut diakui berjalan alot dan akhirnya diputuskan ditunda dua hari, pada 10 September 2020 dengan agenda pergantian ketua senat yang dijabat rangkap rektor UP 45, Ir Bambang Irjanto. Namun begitu, yayasan kemudian berubah membatalkan agenda tersebut dan oleh senat rapat pergantian tetap dilanjutkan karena menilai hal tersebut sangat penting sebagai wacana mengurai krisis di universitas.

“Dalam rapat itu Rektor justru walk out via zoom karena beliau ada di Jakarta. Rapat tetap Kuorum, lalu dilanjutkan sekretaris dan rapat pergantian dan terpilihlah ketua yakni Oberlin Silalahi dan Sari Wulandari sebagai sekretaris. Laporan hasil kami sampaikan pada Ketua Yayasan melalui email dan pos. Kami juga sampaikan pernyataan tak percaya pada kebijakan rektor UP 45,” ungkapnya lagi.

Namun begitu, bukan jawaban atas hasil pemilihan dan mosi tak percaya, justru seluruh anggota senat mendapatkan surat dari yayasan yakni peringatan sebagai senat, peringatan sebagai pejabat struktural, surat pemanggilan dan surat pernyataan. “Apabila tak memenuhi panggilan itu akan dipecat dari UP 45, untuk dosen PNS dikembalikan ke Dikti. Jadi, hadir tidak hadir tetap dipecat intinya, dan kami kompak menolak panggilan itu,” ungkapnya lagi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI