KNPI DIY Ajak Anak Muda Manfaatkan Teknologi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DIY menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Rich Hotel Sabtu (07/04/2018) siang. Mengusung tema Menyongsong Revolusi Industri 4.0 Peningkatan Ekonomi Mandiri dan Kearifan Lokal, KNPI DIY mengajak anak-anak muda khususnya di Yogyakarta untuk memanfaatkan teknologi yang saat ini sudah sangat terasa dampaknya.

Ketua DPD KNPI DIY, Fitroh Nurwijoyo Legowo mengatakan Rakernas hari ini merupakan langkah lanjutan untuk segera mempersiapkan diri menghadapi revolusi industri 4.0. Menurut dia, dalam satu tahun kedepan, KNPI DIY akan melaunching platform penampung ide-ide anak muda Yogyakarta dengan nama Jogjapreneur.

“Kami punya 77 anggota dari organisasi pemuda di Yogyakarta dan banyak sekali ide muncul dari situ. Kami sudah menggagas ekosistem digital bernama Jogjapreneur untuk mengakomodasi ide-ide menarik,” ungkapnya.

Jogjapreneur menurut Fitroh nantinya bakal memanfaatkan kemajuan teknologi untuk bergerak. “Misalnya ada ide membuat aplikasi barkas, atau aplikasi jual beli cabai menjembatani petani dengan konsumen. Ini sederhana tapi manfaatnya besar untuk masyarakat. Ide-ide ini yang nanti diakomodasi di Jogjapreneur, kita siap berperan di revolusi industri 4.0,” sambungnya.

Tujuannya nantinya Jogjapreneur diharap menjadi jalan keluar kemerdekaan ekonomi masyarakat khususnya di DIY. “Ini sejalan dengan misi Gubernur DIY untuk mengurangi angka kemiskinan, semoga bisa segera dilaunching tahun 2018 ini,” pungkasnya.

Sementara Anggota Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DIY GBPH Prabukusumo berharap KNPI DIY bisa melakukan aksi konkrit untuk masyarakat menyikapi revolusi industri 4.0. Menurut dia, saat ini anak-anak muda cenderung terlalu banyak berbicara tanpa melakukan aksi nyata.

“Harapan saya, anak-anak muda di KNPI DIY mampu bertindak konkrit menyikapi revolusi industri 4.0 dengan tidak banyak bicara tapi beraksi nyata. Kemajuan teknologi harus disikapi secara bijaksana dengan tetap mengedepankan kejujuran, menjadi pemimpin yang jauh dari ‘republik sukamiskin. KNPI harus bisa bekerja konkrit bukan hanya bicara saja,” tegasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI