Kolaborasi Menarik Konser ‘Menjemput Berkah di Jalan Musik’

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Lapangan parkir Cengkir Resto Ngentak, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Senin, (04/02) malam terlihat cukup meriah dibandingkan hari biasanya. Sebuah panggung musik berdiri tidak jauh dari pendopo Cengkir dengan tebaran 'lighting dan sound system' yang menghentak. 

Diatas panggung 'perform' nama-nama musisi Yogyakarta yang sudah tidak asing seperti Rofa & Gus Fuad, Doni Saputra (Kiai Kanjeng), Tomo Widayat (add player Sheila on 7), Elang dan Caka (The Finest Tree), Dinno (Shakey), Sandi (Newdays), Fai (Fayrush), Kakung & Arman, Dexter dan tidak ketinggalan Alit Jabangbayi sebagai host. Kolaborasi yang tidak biasa ini adalah perwujudan konser menjemput berkah di jalan musik yang dihelat oleh Cengkir Heritage Resto and Coffee dalam peringatan ulang tahunnya yang kedua.

Konser menarik ini menyampaikan pesan pada masyarakat bahwa musik bukanlah hal haram seperti santer disampaikan beberapa pihak belakangan. “Kami memahami musik adalah tentara pertama untuk mendekatkan pada Tuhan. Saya tegaskan bahwa musik itu halal dan inilah cara mendekatkan pada Tuhan. Kalau konteks keyakinan Islam yang memunculkan haram untuk musik ini pasti adalah pemahaman sepotong-sepotong dari Hadist dan Quran,” ungkap Gus Fuad sebelum acara. 

Sementara Doni eks Seventeen yang juga vokalis Kiai Kanjeng mengungkap bahwa musik bukanlah hal haram namun yang membuatnya seperti itu adalah niat masing-masing orang. “Yang membuat haram itu adalah niatnya, kalau niat kita baik ya tidak haram. Kami di sini ingin mengekspresikan bahwa tafsir kami musik tidak haram. Kami memang tak berani menyalahkan yang mengatakan haram namun inilah tafsir kami," katanya saat jumpa pers. (Evi/Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI