Komitmen Teruskan Program, Martanty Bantah Isu Kepemimpinan Badingah Tak Maksimal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Martanty Soenar Dewi, satu-satunya calon wakil bupati perempuan di pilkada Gunungkidul 2020 menyoroti pemberdayaan masyarakat desa. Menurut dia, masyarakat desa merupakan tulang punggung Gunungkidul selama ini.

Ditemui wartawan usai debat calon wakil bupati di TVRI Yogyakarta, Selasa (03/11/2020) malam, Martanty mengatakan masih diperlukan penguatan pemberdayaan masyarakat desa. Selama ini menurut dia, program yang dilakukan Badingah dan Immawan Wahyudi sudah sangat baik dan akan dimaksimalkan apabila nanti ia memimpin Gunungkidul.

“Masyarakat desa itu tulang punggung di Gunungkidul dan tanpa mereka kita tak berarti. Sektor pertanian harus diperhatikan sehingga kesejahteraan dan ekonomi para petani, masyarakat di desa meningkat,” ungkap dia.

Masyarakat sejahtera menurut cucu Bupati Gunungkidul 18 ini sangat penting diwujudkan karena menjadi hal utama penongkrak kehidupan. “Kalau sejahtera maka pendidikan dan ekonomi akan naik juga. Ini yang akan kami dorong apabila dipercaya memimpin Gunungkidul,” sambung dia.

Dalam wawancara pada wartawan, Martanty juga memberikan klarifikasi bawasanya ia tak pernah menilai program Badingah belum maksimal. Justru, ia bertekad meneruskan program yang dirasa sudah sangat baik berjalan dan memaksimalkan yang belum bisa dikerjakan karena keterbatasan waktu jabatan.

“Kebijakan saat ini sudah sangat baik dan kami akan lanjutkan. Titik yang sudah bagus akan diteruskan dan yang belum kita tingkatkan. Masyarakat sangat mencintai Bu Badingah karena merasakan betul dampak pembangunan dari program yang beliau dan Pak Immawan lakukan,” pungkas dia. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI