Komplotan Pencuri Target Nasabah Bank Diringkus

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Gerak cepat petugas Unit Reskrim Polsek Gamping mengidentifikasi pelaku pencurian uang nasabah bank, berbuah manis. Dua pelaku yang menggasak uang dan HP milik Lini (57) warga Perengdawe Balecatur, Gamping Sleman belum lama ini, ditangkap petugas di Purworejo, Jawa Tengah.

Kapolsek Gamping Kompol Aan Andrianto diwakilkan Kanit Reskrim AKP Fendi Timur mengatakan, kedua pelaku yakni FE (38) asal Jakarta Selatan dan IN (34) asal Samarinda. “Kedua pelaku merupakan residivis yang pernah terjerat kasus yang sama, pencurian uang milik nasabah bank,” jelasnya, Rabu (7/7).

Terkait kasus yang menimpa Lini, AKP Fendi menjelaskan, pencurian dengan pemberatan itu terjadi Jumat (2/7) siang. Saat itu, korban tiba di rumah setelah pulang dari mengambil uang di sebuah bank berplat merah. Namun saat akan membuka pintu gerbang, korban melihat seorang pria keluar dari mobilnya dan bergegas menuju ke seorang pria lainnya yang menunggu di atas sepeda motor. Kedua pelaku yang belakangan diketahui IN dan FE ini, kemudian menggeber motor meninggalkan lokasi membawa tas berisi HP dan uang tunai Rp 4,5 juta milik korban yang ditaruh di dalam mobil.

Korban kemudian mendatangi Polsek Gamping untuk melapor, kemudian petugas bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Hasil penyelidikan, identitas pelaku yang berboncengan mengendarai motor Vixion berhasil dikantongi. Sehingga setelah melakukan pencarian, empat hari setelah kasus itu dilaporkan petugas Unit Reskrim Polsek Gamping dibackup Polda DIY berhasil menangkap kedua pelaku di kos mereka daerah Purworejo.

Menurut keterangan pelaku, uang hasil kejahatan sudah mereka bagi dua dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Uang yang tersisa Rp 187.000 sehingga kami sita sebagai barang bukti. Sepeda motor dan pakaian yang digunakan saat beraksi juga sudah kami sita,” urai Fendi.

Hasil penyidikan, kedua pelaku ternyata residivis kasus serupa. Saat beraksi di Perengdawe, tersangka IN bertugas sebagai eksekutor, sedangkan FE menunggu di motor. Keduanya mengaku sudah membuntuti korban saat masih di bank, hingga sampai rumah. Mereka mempunyai komplotan yang beraksi dengan modus yang sama di wilayah Kulonprogo, Grobogan dan Purworejo. “Di wilayah Kulonprogo ada 2 TKP, Grobogan ada 1 TKP dan Purworejo 4 TKP. Kami masih mengembangkan kasus ini, semoga bisa mengungkap kasus lainnya,” pungkas Fendi. (Ayu)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI