Konsumsi Jemaah di Makah ‘Full Covered’

SLEMAN, KRJOGJA.com – – Untuk memberikan layanan terbaik kepada para tamu Allah, dalam penyelenggaraan haji tahun 2020 ini Kementerian Agama (Kemenag) melakukan 10 inovasi.  Antara peningkatan penyediaan konsumsi selama di Makah.

"Konsumsi selama jemaah di Makah pada musim haji nanti full covered," kata Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Kemenag RI,  Dr H Muhajirin Yanis MPdI kepada KR sebelum menyampaikan materi pada Diklat Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji yang diselenggarakan UIN Suka bekerjasama dengan PWNU DIY di Asrama Haji Jalan Ringroad Utara, Senin (27/1).

Tahun lalu, pemberian konsumsi selama jemaah di Makah hanya 40 kali (20 hari).  Sedang nantinya akan ada penambahan pada masa peak season, yaitu 3 hari sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna dan 2 hari setelahnya. 

"Namun karena pada masa peak season tersebut tidak ada transportasi, maka makanan akan dibagikan dalam bentuk siap saja, " jelasnya. 

Inovasi lainnya,  tambah Dr Muhajirin, living cost atau biaya hidup tidak diberikan dalam bentuk uang tunai (tiap jemaah 1.500 Riyal), tetapi diberikan dalam bentuk kartu debet untuk alat transaksi. Kartu ini sekaligus sebagai kartu identitas jemaah. Untuk pelunasan biaya haji juga mengefektifkan pembayaran non teller. 

Selain itu juga melakukan efisiensi proses visa.  Dalam hal ini, paspor tidak lagi dikirim ke pusat.  Proses visa dengan verifikasi dan visa request dilakukan di kantor wilayah (kanwil). (Fie) 

BERITA REKOMENDASI