Kopdar Penggemar Bonsai, Ajang Bertukar Wawasan

Editor: KRjogja/Gus

KOMUNITAS atau paguyuban penggemar bonsai di Indonesia cukup beragam. Salah satu komunitas yang bisa eksis, yakni Tunggak Mrajak yang memiliki kisaran 90 anggota baik dari DIY maupun sebagian Jawa Tengah.

Menurut Ketua Tunggak Mrajak, Limpat W Handoko, komunitasnya berdiri sejak 2013 silam. Sampai saat ini rutin menggelar kopi darat (kopdar) setiap tiga bulan sekali. Kegiatan kopdar antara lain dapat dijadikan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sampai bertukar wawasan atau pengetahuan seputar bonsai. Setiap kopdar biasa ada pemaparan materi dari narasumber dan demo membentuk bonsai.

Seperti halnya kopdar Tunggak Mrajak, baru-baru ini, yakni bertempat di rumah Muh. Ansori kawasan Minggir Sleman menghadirkan narasumber tokoh bonsai asal DIY, Baryono dan Gandung. Keduanya memaparkan seputar budidaya bonsai, cara perawatan yang baik serta beberapa jenis tanaman cocok dijadikan bonsai, sebab memiliki karakter khas tersendiri. Sedangkan demo membentuk bonsai, yakni dua jenis tanaman serut maupun santigi.

“Selain ada ajang kangen-kangenan ataupun silaturahmi, saat kopdar juga ada pemaparan materi bonsai atau ada sesi teori maupun praktik membentuk bonsai yang berkualitas,” tegas Limpat.

Pada kesempatan tersebut, lanjutnya, Baryono sebagai narasumber juga mengungkapkan perlunya melestarikan dan memperbanyak tanaman anting putri. Tanaman ini termasuk cocok dibonsai, antara lain mempunyai karakter batang yang bagus, daun-daunnya kecil, rajin keluar bunga warna putih bersih dan tak gampang terserang hama/penyakit. Ditambah lagi, grade harga ketika masih bakalan maupun sudah menjadi bonsai lumayan tinggi.

“Agar pertumbuhan bakalan anting putri bisa lebih cepat, dapat model ditanam di tanah langsung dulu atau ground sebelum dibentuk bonsai di pot,” tandasnya.

Ditambahkan Limpat, kopdar Tunggak Mrajak biasa dilaksanakan di salah satu tempat pengurus ataupun anggota komunitas. Kopdar pas Syawal biasa juga mengundang perwakilan komunitas bonsai lain. Selain rutin kopdar, pihaknya pernah menggelar even pameran bonsai dan bakti sosial seperti penghijauan di kawasan lereng pegunungan Menoreh Kulonprogo. (Yan)

BERITA REKOMENDASI